NTT Hari Ini

Kamis, 8 Oktober 2026

Apa Arti Transisi Pemulihan Gempa Flores bagi Manggarai Timur?

Manggarai Timur menetapkan transisi darurat pemulihan gempa Flores. Hingga 30 September 2026, tercatat 10.140 pengungsi dan 31.940 unit infrastruktur rusak.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan bukit-bukit hijau dengan latar langit mendung kelabu.
Ilustrasi: Pemandangan bukit-bukit hijau dengan latar langit mendung kelabu. · Foto: Tuan Vy / Pexels

Borong — Kabupaten Manggarai Timur menetapkan status transisi darurat kegiatan pemulihan bencana gempa bumi Flores melalui Surat Keputusan Bupati Manggarai Timur Nomor HK/72/Tahun 2026. Penetapan itu diperoleh pada Senin, 5 Oktober 2026, setelah masa tanggap darurat berakhir.

Data Pusat Data Posko Bencana Gempa Flores Kabupaten Manggarai Timur hingga 30 September 2026 mencatat 10.140 orang masih mengungsi. Mereka tersebar di 12 kecamatan. Kerusakan infrastruktur tercatat 31.940 unit.

Data yang sama mencatat 404 orang luka ringan, 239 orang luka berat, dan 53 orang meninggal dunia. Gempa bumi bermagnitudo 7,7 terjadi pada 15 Agustus 2026. Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur sebelumnya menetapkan status tanggap darurat sebanyak tiga kali hingga 26 September 2026.

Transisi pemulihan menentukan layanan warga Manggarai Timur

Masa transisi menjadi tahap untuk menjaga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak sambil melanjutkan pemulihan. Kebutuhan yang disebutkan meliputi air bersih, sanitasi dan higiene, sandang, pangan, pelayanan kesehatan, serta hunian sementara.

Pemulihan tidak hanya mencakup pembangunan kembali sarana dan prasarana yang rusak. Pemerintah daerah juga mengarahkan pemulihan pada aktivitas sosial dan ekonomi, pelayanan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan dasar masyarakat di 12 kecamatan.

Pembangunan hunian sementara tetap menjadi bagian penanganan pada masa transisi. Sebanyak 743 unit hunian sementara sedang dalam proses pembangunan dan 17 unit telah selesai dibangun.

Perubahan status ini melanjutkan penanganan darurat, bukan menandai berakhirnya kebutuhan warga terdampak. Pemerintah daerah bersama unsur terkait menyatakan kebutuhan dasar masyarakat tetap dijamin selama fase pemulihan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Bencana

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.