NTT Hari Ini

Jumat, 2 Oktober 2026

BMKG Peringatkan Gelombang di Samudra Hindia Selatan NTT

BMKG memperingatkan potensi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter di Samudra Hindia selatan NTT. Peringatan berpotensi berlaku hingga 5 Oktober 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Gulungan ombak besar berwarna hijau toska dengan buih putih di puncaknya.
Ilustrasi: Gulungan ombak besar berwarna hijau toska dengan buih putih di puncaknya. · Foto: Tanpa nama / rawpixel (Openverse), CC0

Kupang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada Jumat, 2 Oktober 2026. Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) termasuk wilayah yang perlu diwaspadai. Informasi BMKG berlaku hingga 5 Oktober 2026.

Gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan NTT. Kondisi ini masuk kategori gelombang sedang. Peringatan tersebut ditujukan untuk aktivitas pelayaran dan kegiatan penangkapan ikan di laut terbuka.

Gelombang selatan NTT perlu diperhatikan pelaku pelayaran

Wilayah perairan NTT mencakup jalur laut di sekitar pulau dan kabupaten yang berbeda. Karena itu, informasi gelombang perlu dibaca berdasarkan lokasi perairan, bukan sebagai kondisi yang sama di seluruh NTT.

Peningkatan gelombang dipengaruhi kondisi angin di wilayah selatan ekuator Indonesia. Kecepatan angin tertinggi terpantau di sejumlah wilayah perairan Indonesia.

Samudra Hindia selatan NTT berada di sisi selatan Pulau Timor, Pulau Sumba, Pulau Sabu, dan Pulau Rote. Kawasan perairan tersebut tercakup secara regional dan tidak merinci kabupaten terdampak satu per satu.

Potensi gelombang tinggi hingga 3 meter juga tercantum dalam informasi prakiraan maritim untuk Samudra Hindia selatan NTT. Periode yang tercantum pada informasi tersebut adalah 21 September 2026 pukul 00.00 hingga 24 September 2026 pukul 00.00.

Angka pada 2 Oktober 2026 adalah gelombang 1,25 hingga 2,5 meter di Samudra Hindia selatan NTT. Gelombang tinggi 2,5 hingga 3 meter terjadi pada 28–29 September 2026 di perairan selatan Sumba dan Sabu-Raijua, bukan sebagai prakiraan baru untuk 2 Oktober 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Bencana

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.