BWS Nusa Tenggara II Perkuat Tampungan Air Timor dan Flores
Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II memperkuat bendungan, embung, dan sumur bor untuk menghadapi curah hujan rendah. Bendungan Manikin dan Mbai menjadi bagian dari strategi tampungan air.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II memperkuat penyediaan air pada 7 Oktober 2026 melalui pembangunan bendungan, embung, dan sumur bor untuk menghadapi curah hujan rendah di Nusa Tenggara Timur.
Strategi itu diarahkan untuk menjaga kebutuhan rumah tangga, irigasi, pengendalian banjir, dan kegiatan ekonomi. Pengelolaan air dilakukan berdasarkan wilayah pulau dan kabupaten karena kondisi geografis Nusa Tenggara Timur berbeda-beda.
Di Pulau Timor, curah hujan di beberapa wilayah berada pada kisaran 1.200 hingga 1.400 milimeter setiap tahun. Bendungan Manikin memiliki kapasitas 29 juta meter kubik, dengan tampungan efektif 15 juta meter kubik. Bendungan ini menjadi bagian dari upaya menahan air hujan agar tidak langsung terbuang ke laut.
Di Pulau Flores, Bendungan Mbai memiliki kapasitas total sekitar 52 hingga 54 juta meter kubik.
Tampungan air menentukan ketahanan Timor dan Flores
BWS NT II menyebut Nusa Tenggara Timur memiliki sekitar 22 bendungan. Dua bendungan besar masih dalam proses pembangunan. Selain itu, dua embung baru disiapkan dengan memanfaatkan potensi cekungan air tanah setempat.
Air yang tersimpan diharapkan menjaga layanan air minum saat iklim tidak ideal. Infrastruktur tersebut juga mendukung irigasi, pengendalian banjir, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu, pembagian informasi menurut pulau dan kabupaten penting bagi pembaca yang menghadapi risiko kekeringan dengan tingkat berbeda.
Balai Besar Wilayah Sungai Nusa Tenggara II memiliki wilayah kerja sungai Flores, Noelmina, dan Benanain. Tugasnya mencakup konservasi, pendayagunaan sumber daya air, pengendalian dampak kekeringan, serta pembangunan dan pemeliharaan bendungan dan jaringan irigasi.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Ekonomi

Stok Beras NTT Diproyeksikan Aman hingga Januari 2027
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT menyatakan stok sebagian besar komoditas aman selama dua sampai tiga bulan dan beras diproyeksikan tersedia h…
Berita utama hari ini

Baca juga


