DPRD NTT Dorong Dana BTT untuk Korban Gempa Sumba Barat Daya
Data sementara gempa di Sumba Barat Daya mencatat satu orang luka, 95 rumah rusak, dan 16 fasilitas terdampak. DPRD mendorong dana BTT segera digunakan.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Waitabula — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Timur, Yunus Takandewa, mendorong Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya segera memakai dana Belanja Tidak Terduga untuk membantu warga terdampak gempa pada 5 Oktober 2026.
Data sementara yang disampaikan mencatat satu orang mengalami luka-luka. Sebanyak 95 unit rumah rusak, terdiri atas 1 rumah rusak berat, 12 rumah rusak sedang, dan 82 rumah rusak ringan. Selain itu, 16 fasilitas mengalami kerusakan. Rinciannya 1 fasilitas rusak sedang dan 15 fasilitas rusak ringan.
Dorongan tersebut disampaikan setelah gempa yang terjadi pada Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 06.55 Wita. Pemerintah daerah diminta segera melakukan pendataan dan verifikasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Pendataan diperlukan agar bantuan diberikan sesuai tingkat kerusakan.
Dana darurat menentukan kecepatan bantuan di Sumba Barat Daya
Belanja Tidak Terduga merupakan pos anggaran yang dapat digunakan untuk keadaan darurat dan kebencanaan. Yunus menyebut dana yang tersedia di Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dapat dipakai untuk menangani dampak gempa.
Kerusakan tersebar pada rumah warga dan fasilitas umum. Angka sementara masih dapat berubah setelah pemeriksaan lapangan dilakukan secara menyeluruh. Karena itu, verifikasi bangunan dan warga terdampak menjadi tahap penting sebelum bantuan disalurkan.
Yunus meminta pemerintah kabupaten tidak menunda penanganan. BPBD juga didorong segera mendata seluruh warga serta bangunan yang terdampak, terutama rumah yang mengalami kerusakan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Sumba
Ratu Ngadu Bonnu Wulla Resmi Membuka Jambore Posyandu di Tambolaka
Jambore Kader Posyandu Pokja IV TP PKK Sumba Barat Daya berlangsung di Kecamatan Kota Tambolaka pada Selasa, 29 September 2026. Pesertanya berasal dar…
Paling ramai di Sumba

Berita utama hari ini

Baca juga




