Dua Gempa Susulan Guncang Utara Manggarai
Dua gempa susulan dirasakan warga Kabupaten Manggarai pada 4 Oktober 2026. Gempa M4,6 berpusat 51 kilometer utara Ruteng dan tidak berpotensi tsunami.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Ruteng — Kabupaten Manggarai diguncang dua gempa susulan yang dirasakan warga pada Minggu, 4 Oktober 2026. Gempa pertama bermagnitudo 4,6 terjadi pukul 17:52:27 WIB. Episenternya berada di laut, 51 kilometer utara Ruteng, pada kedalaman 4 kilometer. Gempa berikutnya bermagnitudo 4,0 terjadi pukul 18:22:20 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa M4,6 pada koordinat 8,16° Lintang Selatan dan 120,46° Bujur Timur. Guncangan dirasakan di Kabupaten Manggarai dengan intensitas II-III Modified Mercalli Intensity (MMI). Hasil pemodelan BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Gempa kedua memiliki episenter di laut, 49 kilometer utara Ruteng, Manggarai. Kedalamannya 6 kilometer. Dua kejadian itu disebut sebagai bagian dari rangkaian gempa susulan Flores.
Gempa susulan perlu dipantau warga Manggarai
Informasi ini penting bagi warga di Pulau Flores, khususnya Kabupaten Manggarai, karena dua guncangan terjadi dalam rentang sekitar 30 menit dan salah satunya berpusat dangkal di laut. Data magnitudo, kedalaman, serta lokasi episenter membantu warga mengenali informasi resmi saat guncangan terjadi.
BMKG mencatat gempa M4,6 sebagai gempa dangkal berdasarkan kedalaman episenter. Laporan lain mengenai rangkaian gempa di kawasan Flores menyebut aktivitas Flores Back-Arc Thrust sebagai pemicu gempa tersebut. Gempa dirasakan di Manggarai pada skala II-III MMI, sedangkan laporan warga menyebut sempat terjadi kepanikan.
Sampai laporan yang tersedia, tidak ada keterangan mengenai kerusakan atau korban. BMKG juga menyatakan gempa M4,6 tidak berpotensi tsunami berdasarkan pemodelan tsunami. Warga tetap perlu merujuk informasi resmi BMKG apabila terjadi guncangan berikutnya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Bencana
Gempa M5,9 Guncang Sumba Barat Daya, 27 Rumah Rusak Ringan
Gempa M5,9 mengguncang Sumba Barat Daya pada 4 Oktober 2026. BMKG menyatakan tidak ada potensi tsunami; pendataan awal mencatat 27 rumah dan sembilan…
Paling ramai di Flores

Baca juga





