NTT Hari Ini

Senin, 12 Oktober 2026

FCE 2026 Perkuat UMKM Wastra, Kopi, dan Kuliner di Kupang

BI dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar FCE 2026 di Lippo Plaza Kupang pada 2–4 Oktober 2026 dengan fokus wastra, kopi, dan kuliner.

Oleh

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Biji kopi sangrai di dalam mangkuk kayu di atas kain bertekstur.
Ilustrasi: Biji kopi sangrai di dalam mangkuk kayu di atas kain bertekstur. · Foto: K / Pexels

Kupang — Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Flobamorata Creative Expo (FCE) 2026 di Lippo Plaza Kupang pada 2–4 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif. FCE 2026 mengangkat wastra, kopi, dan kuliner sebagai tiga komoditas utama Nusa Tenggara Timur.

Rangkaian acaranya meliputi pameran UMKM, masterclass, talkshow, kompetisi, edukasi, aktivasi masyarakat, dan hiburan. Agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha dan memperluas akses pasar.

FCE 2026 mempertemukan produk kreatif dari kabupaten di Nusa Tenggara Timur

Bagi pembaca di Timor, kegiatan di Kupang menunjukkan bahwa pengembangan UMKM tidak hanya bertumpu pada penjualan produk, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan dan akses pasar. Pelaku usaha dari Flores dan Lembata, Sumba, Sabu, Rote, serta Alor dapat menjadikan pameran dan kegiatan pengembangan usaha seperti ini sebagai ruang memperkenalkan produk daerah.

FCE 2026 memperluas fokus dari kain tenun atau wastra ke kopi, makanan, dan minuman. Penyelenggara juga menyiapkan zona pameran untuk wastra, kopi, makanan dan minuman, serta inovasi. Galeri kopi memperkenalkan asal, karakter rasa, dan produk olahan kopi Nusa Tenggara Timur.

Selain pameran, kegiatan usaha mencakup business matching, konsultasi ekspor, dan pembiayaan perbankan. Tema FCE 2026 adalah “Flobamorata Berkarya, Menuju Perekonomian Berdaya dan Berkelanjutan”.

Penyelenggaraan pada 2–4 Oktober 2026 telah selesai. Laporan tentang kegiatan tersebut menyebut FCE 2026 sebagai bagian dari sinergi BI Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui pemberdayaan UMKM.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.