NTT Hari Ini

Selasa, 22 September 2026

HUT ke-104 Kefamenanu Diperkuat Ajakan Menjaga Persaudaraan

Puncak HUT ke-104 Kota Kefamenanu pada Selasa, 22 September 2026, mengusung tema budaya dan masa depan. Bupati TTU Yosep Kebo menyerukan persaudaraan.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Foto pribadi saya bro.
Foto arsip: Foto pribadi saya bro. · Foto: Marko Kono / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Kefamenanu — Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-104 Kota Kefamenanu berlangsung pada Selasa, 22 September 2026. Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, mengajak masyarakat memperkuat persaudaraan dalam perayaan di Kabupaten Timor Tengah Utara.

Perayaan tahun ini mengusung tema “Berakar dalam Budaya, Bertumbuh untuk Masa Depan”. Tema tersebut menjadi dasar ajakan agar pembangunan Kefamenanu tidak hanya berfokus pada kemajuan fisik, infrastruktur, dan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Yosep menyampaikan bahwa kemajuan kota perlu berjalan bersama penguatan karakter, budaya, persaudaraan, dan nilai kehidupan masyarakat. Ia juga mengajak warga menjadikan Kefamenanu sebagai Kota Beradat, yang berarti Bersih, Agamis, Damai, Aman, dan Tenteram.

Persaudaraan menjadi dasar kehidupan masyarakat Kefamenanu

Menurut Bupati TTU, kota yang damai membutuhkan masyarakat yang menyelesaikan persoalan secara bijaksana, menghindari permusuhan, serta mengutamakan dialog dan persaudaraan. Pesan itu disampaikan dalam rangkaian puncak HUT Kota Kefamenanu.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai budaya Atoen Meto. Nilai tersebut disebut mengajarkan persatuan, kepedulian, solidaritas, dan etos kerja.

Dalam pesannya, Yosep mengingatkan agar modernisasi tidak menjadi alasan untuk meninggalkan identitas budaya daerah. Masyarakat tetap dapat mengikuti perkembangan zaman dan menguasai teknologi tanpa kehilangan jati diri.

Nilai persatuan dan persaudaraan dalam budaya setempat dirangkum melalui prinsip Nekaf Mese, Ansaof Mese. Prinsip Mafit ma Matop merujuk pada solidaritas, sedangkan Meup On Ate, Tah On Usif berkaitan dengan etos kerja dan tanggung jawab.

Rangkaian HUT sebelumnya juga diisi kegiatan budaya. Pawai budaya pada Senin, 21 September 2026, menampilkan peserta dengan busana adat dari berbagai etnis. Kegiatan itu menjadi ruang untuk memperkenalkan dan menjaga keberagaman budaya masyarakat TTU.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Timor

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.