Johni Asadoma Minta Pembangunan Perbatasan NTT Tepat Sasaran
Johni Asadoma meminta pembangunan perbatasan Nusa Tenggara Timur disusun terpadu dan sesuai prioritas. Forum PERMATA menyoroti ekonomi Motaain serta konektivitas antarpulau.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Kupang — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma membuka Rapat Koordinasi Perencanaan Tematik Perbatasan (PERMATA) Tahun 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Jumat, 9 Oktober 2026. Ia menegaskan pembangunan kawasan perbatasan harus direncanakan secara terintegrasi, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Johni meminta seluruh perangkat daerah menyusun program berdasarkan skala prioritas. Ia juga mengingatkan agar kegiatan dan penganggaran tidak tumpang tindih atau berjalan tanpa arah. Menurutnya, perencanaan harus menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan, bukan sekadar dokumen administrasi.
Dalam pengawalan PERMATA, Badan Pengelola Perbatasan Daerah bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Nusa Tenggara Timur diminta terlibat sejak perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi.
Forum tersebut juga menyoroti posisi kawasan perbatasan sebagai ruang kedaulatan sekaligus peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Badan Nasional Pengelola Perbatasan memetakan pengembangan kawasan ekonomi Motaain di Kabupaten Belu, peningkatan konektivitas dan tata kelola pintu lintas batas, serta penguatan program prioritas nasional di kawasan perbatasan.
Perencanaan terpadu menentukan manfaat pembangunan perbatasan
Bagi pembaca di Timor, arah perencanaan ini berkaitan langsung dengan pembangunan Kabupaten Belu dan wilayah perbatasan lain di Nusa Tenggara Timur. Pengembangan Motaain diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi, termasuk kajian peluang kawasan perdagangan bebas dan kawasan ekonomi khusus.
Konektivitas antarpulau juga disoroti di Kabupaten Alor, Kabupaten Rote Ndao, dan Kabupaten Sabu Raijua.
Pemerintah daerah diminta memastikan program yang disusun menjawab kebutuhan warga dan dapat diawasi sampai tahap evaluasi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Timor
Johni Asadoma Bahas Perlindungan PMI Bersama Komisi IX di Kupang
Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma memimpin pertemuan dengan Komisi IX DPR RI di Kupang pada 27 September 2026. Pembahasan berfokus pada pencegahan dan…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga





