Logistik Pilkades Manggarai Disiapkan, 14 Desa Dipetakan Rawan
Logistik Pilkades Manggarai disiapkan untuk distribusi pada 7 Oktober 2026. Pemungutan suara berlangsung di 44 desa sehari kemudian, dengan 14 desa masuk peta kuning.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Ruteng — Logistik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Manggarai disiapkan untuk didistribusikan pada 7 Oktober 2026. Distribusi dilakukan menjelang pemungutan suara di 44 desa pada 8 Oktober 2026.
Perlengkapan yang disiapkan mencakup surat suara, bilik suara, paku, dan perlengkapan pemungutan suara lainnya. Distribusi logistik disebut akan mendapat pengawalan aparat keamanan.
Sebanyak 14 desa dipetakan berpotensi rawan. Kerawanan itu dikaitkan dengan kontestasi head-to-head, yakni setiap desa tersebut memiliki dua calon kepala desa. Ke-14 desa itu masuk peta kuning, bukan peta merah, sehingga memerlukan langkah antisipasi dari aparat keamanan dan pihak terkait.
14 desa menjadi perhatian pengamanan Pilkades Manggarai
Polres Manggarai menyiapkan pengamanan untuk tahapan Pilkades di 44 desa yang tersebar di 11 kecamatan. Personel diminta menjaga netralitas, mendeteksi potensi konflik sejak dini, dan berkoordinasi dengan panitia pemilihan desa, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Perlindungan Masyarakat (Linmas), serta tokoh masyarakat, agama, dan adat.
Pengamanan juga memperhatikan dinamika politik lokal, fanatisme pendukung, isu setempat, kondisi geografis, dan titik rawan di tempat pemungutan suara. Tindakan terhadap gangguan pemungutan suara dilakukan sesuai prosedur operasi standar.
Tahapan sebelumnya meliputi pembentukan panitia tingkat desa, pendaftaran bakal calon, penetapan calon, pengamanan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT), serta deklarasi Pilkades damai di 11 kecamatan.
Apel pergeseran pasukan dilaksanakan pada 7 Oktober 2026 sebagai pemeriksaan akhir kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum pasukan diterjunkan ke wilayah pemungutan serta penghitungan suara.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Flores
Ombudsman Catat 24.027 Warga Masih Mengungsi di Flores
Dalam rapat koordinasi di Ruteng pada 2 Oktober 2026, Ombudsman menyebut 24.027 warga masih mengungsi. Pendataan dan verifikasi kerusakan 106.703 ruma…
Paling ramai di Flores

Berita utama hari ini

Baca juga





