NTT Hari Ini

Rabu, 7 Oktober 2026

Ombudsman Desak Percepatan Huntara bagi Penyintas Gempa Manggarai

Ombudsman menyoroti lebih dari 100 warga Desa Paralando, Manggarai, yang masih tinggal di tenda mandiri. Pemerintah diminta mempercepat huntara dan memenuhi layanan dasar.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Manggarai — Pada 7 Oktober 2026, Ombudsman Republik Indonesia menyoroti lebih dari 100 warga di Desa Paralando, Kabupaten Manggarai, yang masih bertahan di tenda mandiri. Kondisinya dinilai belum layak untuk digunakan dalam jangka waktu lama.

Ombudsman meminta pemerintah segera menyediakan tempat pengungsian yang lebih layak dan mempercepat pembangunan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak gempa Flores. Lembaga itu juga menyoroti kebutuhan air bersih dan sarana penampungan air di Desa Paralando.

Permintaan tersebut disampaikan setelah pemantauan pelayanan publik di wilayah terdampak gempa Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat pada 28 September hingga 1 Oktober 2026. Pemantauan mencakup pengungsian, huntara, fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta warga yang tinggal sebagai pengungsi mandiri.

Mengapa percepatan huntara penting bagi warga Manggarai

Warga yang masih tinggal di tenda mandiri menghadapi keterbatasan tempat tinggal dan layanan dasar. Ombudsman menyebut penyediaan tenda pemerintah dan percepatan huntara dibutuhkan sebelum musim penghujan pada November-Desember.

Selain tempat tinggal, warga memerlukan kepastian mengenai status kerusakan rumah. Ombudsman meminta proses verifikasi dan validasi dilakukan secara cepat, akurat, dan akuntabel. Warga juga perlu memperoleh informasi apakah rumah mereka masuk kategori rusak ringan, sedang, atau berat.

Di sektor layanan dasar, Ombudsman meminta pemerintah memastikan air bersih tersedia serta layanan pendidikan dan kesehatan tetap berjalan selama masa transisi menuju pemulihan. Kegiatan belajar mengajar di sejumlah desa terdampak masih berlangsung dalam kondisi terbatas.

Ombudsman menyatakan akan terus mengawal tindak lanjut pemenuhan kebutuhan dasar dan keberlangsungan pelayanan publik bagi masyarakat terdampak gempa. Percepatan tempat pengungsian layak, huntara, air bersih, serta verifikasi kerusakan menjadi kebutuhan yang perlu ditangani pemerintah.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Flores

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.