NTT Hari Ini

Jumat, 25 September 2026

Orang Tua Pindahkan Anak Sekolah Usai Bentrokan di Manggarai

Orang tua di Manggarai memindahkan anak ke sekolah lain setelah bentrokan antarkampung. Polisi memeriksa enam saksi serta menahan WR dan AIJ sejak 21 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ruang kelas kosong berdinding batu dengan deretan meja kayu dan rak buku.
Ilustrasi: Ruang kelas kosong berdinding batu dengan deretan meja kayu dan rak buku. · Foto: Sami TÜRK / Pexels

Manggarai — Orang tua di Manggarai memutuskan memindahkan anak mereka ke sekolah lain setelah bentrokan antarkampung. Pada saat yang sama, Polres Manggarai menyatakan penyidik telah memeriksa enam saksi dan menetapkan serta menahan dua tersangka berinisial WR dan AIJ sejak 21 September 2026.

Peristiwa ini merupakan perkembangan lanjutan dari bentrokan antara warga Kampung Timung, Desa Golo Cador, dan warga Kampung Wohe, Desa Bangka Jong, Kecamatan Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai. Bentrokan terjadi di jalan raya pada Jumat, 18 September 2026, sekitar pukul 20.00 WITA, di depan kemah pesta seorang warga.

Pemindahan sekolah menunjukkan dampak lanjutan bagi warga Manggarai

Keputusan orang tua memindahkan anak ke sekolah lain menunjukkan bahwa dampak bentrokan tidak berhenti pada proses hukum. Rasa trauma warga juga memengaruhi aktivitas pendidikan anak-anak di sekitar lokasi kejadian.

Polres Manggarai menjadi pihak yang menangani proses penyidikan. Enam saksi telah diperiksa. Penyidik juga menetapkan dua tersangka dengan inisial WR dan AIJ. Keduanya disebut masih ditahan sejak 21 September 2026.

Bentrokan melibatkan dua kelompok warga dari Kampung Timung dan Kampung Wohe. Peristiwa tersebut berkaitan dengan rangkaian kericuhan setelah pesta Sambut Baru. Polisi terus mendalami keterlibatan pihak-pihak dalam peristiwa itu.

Informasi mengenai pemindahan sekolah dan perkembangan penyidikan menjadi perhatian bagi warga Kabupaten Manggarai karena menyangkut keamanan lingkungan, keberlanjutan kegiatan belajar, serta penanganan hukum setelah bentrokan antarkampung.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Hukum

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.