Pameran Pembangunan NTT Putar Ekonomi Rp8,34 Miliar
Survei Badan Pusat Statistik dan Dinas Komunikasi dan Informatika mencatat 120.260 kunjungan ke pameran di Kupang pada 15–24 Agustus 2026. Belanja pengunjung mencapai Rp6,07 miliar.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Kupang — Pameran Pembangunan Provinsi Nusa Tenggara Timur 2026 mencatat sekitar 120.260 kunjungan selama 15–24 Agustus 2026. Survei Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Nusa Tenggara Timur memperkirakan belanja pengunjung mencapai Rp6,07 miliar.
Analisis survei tersebut menghitung efek multiplier terhadap output perekonomian Nusa Tenggara Timur sebesar Rp8,34 miliar. Pameran berlangsung selama sepuluh hari di Kupang dan memasarkan capaian pembangunan, potensi daerah, serta produk unggulan.
Expo NTT melaporkan sekitar 700 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah memperoleh perputaran omzet yang diperkirakan mencapai Rp5,90 miliar, termasuk usaha parkir. Rata-rata omzet harian usaha penyediaan makanan dan minuman meningkat sekitar 84 persen dibandingkan masa di luar pameran.
Dampak ekonomi menjadi ukuran bagi warga Kupang
Angka kunjungan dan belanja menunjukkan aktivitas pameran tidak hanya berlangsung di area acara. Transaksi pengunjung dan pelaku usaha mengalir ke sektor lain melalui efek multiplier yang dihitung dalam analisis dampak ekonomi.
Bagi pembaca di pulau Timor, informasi ini memberi gambaran tentang skala kegiatan ekonomi yang tercatat di Kota Kupang. Laporan yang tersedia tidak merinci sebaran dampak menurut kabupaten atau pulau lain seperti Flores dan Lembata, Sumba, Sabu, Rote, serta Alor.
RRI menyebut survei dilakukan oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
NTT Lepas 22 Siswa Kuliah Gratis ke Tiongkok
Perhimpunan Indonesia Tionghoa NTT melepas 22 siswa untuk kuliah gratis di Nantong, Tiongkok. Beasiswa mencakup biaya kuliah, asrama, dan uang saku.
Terbaru di Timor

Berita utama hari ini

Baca juga





