NTT Hari Ini

Selasa, 13 Oktober 2026

Pertamina Soroti Pelangsir BBM di Sumba

Pertamina menyatakan stok BBM dan LPG aman, tetapi penertiban pelangsir masih menjadi tantangan distribusi di Sumba dan Belu. Kuota Pertalite triwulan IV 2026 bertambah 1,57 persen.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan jeriken plastik warna-warni tergantung di bawah atap sebuah bangunan bengkel atau toko.
Ilustrasi: Deretan jeriken plastik warna-warni tergantung di bawah atap sebuah bangunan bengkel atau toko. · Foto: Luis Quintero / Pexels

Waingapu — Pertamina menyoroti penertiban pelangsir bahan bakar minyak di Sumba dan Belu dalam rapat bersama Pemerintah Provinsi serta pemerintah daerah di Nusa Tenggara Timur pada Selasa, 13 Oktober 2026. Pertamina menyatakan stok bahan bakar minyak, elpiji, dan pasokan di stasiun pengisian bahan bakar umum tetap aman.

Menurut laporan, sebanyak 6,5 juta liter bahan bakar minyak baru tiba dan penyalurannya dimulai pada Minggu, 11 Oktober 2026. Pertamina menyebut penyesuaian distribusi terjadi karena keterbatasan kapal. Penyaluran kemudian dinormalisasi setelah kapal tiba.

Di Pulau Sumba, penertiban pelangsir menjadi salah satu tantangan distribusi. Laporan yang sama juga menyebut persoalan serupa di Kabupaten Belu, Pulau Timor. Pertamina menyatakan secara umum tidak ada pengurangan kuota. Kuota Pertalite pada triwulan IV 2026 bertambah 1,57 persen.

Stok aman tetap membutuhkan pengawasan di Sumba

Bagi pembaca di Sumba, keterangan stok aman tidak berarti seluruh persoalan distribusi selesai. Pembelian berulang atau pelangsiran dapat mengganggu akses masyarakat terhadap bahan bakar minyak, terutama ketika pasokan harus menunggu kedatangan kapal.

Pertamina menyatakan stok stasiun pengisian bahan bakar umum terpantau aman. Di wilayah depo Atapupu, pasokan melayani Kabupaten Belu, Timor Tengah Utara, dan Malaka, tetapi pada saat laporan hanya mampu melayani Malaka dan Belu. Informasi itu menunjukkan bahwa kondisi distribusi perlu dibaca per wilayah, bukan sebagai gambaran seragam untuk seluruh Nusa Tenggara Timur.

Untuk Sumba, laporan tidak menyebut angka stok, jumlah stasiun pengisian bahan bakar umum, atau rincian kabupaten yang mengalami antrean. Karena itu, informasi yang tersedia hanya mencakup sorotan Pertamina terhadap penertiban pelangsir, jaminan stok secara umum, kedatangan pasokan, serta perubahan kuota Pertalite.

Pertamina menyatakan penyaluran bahan bakar minyak dan elpiji berjalan aman dan lancar. Tidak ada keterangan lanjutan dalam laporan mengenai jadwal operasi penertiban atau tindakan berikutnya di Sumba.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Sumba

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.