NTT Hari Ini

Senin, 5 Oktober 2026

Polda NTT Sampaikan Kondisi Pascagempa Sumba Barat Daya

Polda NTT menyebut belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan bangunan setelah gempa Sumba Barat Daya. Kepanikan sempat terjadi, tetapi situasi kemudian kondusif dan masyarakat kembali beraktivitas normal.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan perairan tenang dengan bukit-bukit di kejauhan di bawah langit mendung kelabu.
Ilustrasi: Pemandangan perairan tenang dengan bukit-bukit di kejauhan di bawah langit mendung kelabu. · Foto: Liudmyla Shalimova / Pexels

Tambolaka — Polda NTT menyampaikan kondisi terkini setelah gempa bumi mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya pada Minggu, 4 Oktober 2026. Pernyataan itu disampaikan pada Senin, 5 Oktober 2026, melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra.

Menurut laporan Polda NTT, belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa bumi tersebut. Kepanikan sempat terjadi ketika guncangan berlangsung, tetapi situasi kemudian dinyatakan kondusif dan masyarakat kembali beraktivitas secara normal.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mencatat gempa awal berkekuatan M6,1 pada Minggu, 4 Oktober 2026, pukul 05.55.52 WIB. Parameter gempa kemudian diperbarui menjadi M5,9.

Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Guncangan terkuat dirasakan di Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, dan Kodi.

Mengapa informasi ini penting bagi pembaca di Sumba

Informasi per kabupaten diperlukan karena dampak guncangan tidak sama di setiap wilayah. Polda NTT menyebut belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan bangunan, sementara BMKG tetap mencatat aktivitas setelah gempa utama. Warga perlu memperhatikan kondisi bangunan sebelum kembali masuk dan mengikuti informasi resmi.

Polda NTT mengimbau masyarakat tetap waspada, memastikan tempat tinggal aman, dan menyaring informasi yang beredar. BMKG juga mengingatkan warga untuk mewaspadai bangunan yang retak. Laporan mengenai situasi lapangan dapat berubah apabila pemantauan dan pendataan berlanjut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Timor

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.