Polres Rote Ndao Siapkan Pengibaran Bendera Penuh 1 Oktober
Polres Rote Ndao mengibarkan bendera setengah tiang pada 30 September 2026. Sesuai telegram kepolisian, bendera kembali satu tiang penuh mulai 06.00 WITA pada 1 Oktober.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Rote — Polres Rote Ndao mengibarkan Bendera Merah Putih setengah tiang pada Rabu, 30 September 2026, di Mako Polres Rote Ndao. Pengibaran itu dilakukan sebagai penghormatan dan untuk mengenang jasa Pahlawan Revolusi.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolres Rote Ndao Nomor ST/17/IX/HUK.1.1./2026 tanggal 29 September 2026, bendera dijadwalkan kembali dikibarkan satu tiang penuh mulai pukul 06.00 WITA pada 1 Oktober 2026. Surat tersebut menindaklanjuti Surat Telegram Kapolda NTT Nomor ST/555/IX/HUK.1.1./2026 tanggal 28 September 2026.
Perintah itu juga meminta Bhabinkamtibmas mengedukasi instansi terkait, satuan pendidikan, dan seluruh komponen masyarakat agar mengikuti ketentuan pengibaran bendera. Ketentuan untuk 30 September 2026 adalah pengibaran setengah tiang, sedangkan pada 1 Oktober 2026 bendera dikibarkan penuh.
Jadwal bendera penting bagi warga Rote Ndao
Pengaturan ini menjadi informasi praktis bagi kantor pemerintahan, sekolah, dan masyarakat di Pulau Rote. Warga dapat menyesuaikan pelaksanaan pengibaran bendera dengan waktu yang ditetapkan dalam telegram kepolisian.
Kabag Ops Polres Rote Ndao AKP I Ketut Setiasa, S.H., mewakili Kapolres Rote Ndao AKBP Henry Eko Irawan, S.I.K., menyebut pengibaran tersebut sebagai tindak lanjut arahan pimpinan Polri. Penghormatan itu berkaitan dengan Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.
RRI melaporkan bendera di Mako Polres Rote Ndao telah berkibar setengah tiang sejak pagi pada 30 September 2026. Laporan Tribratanews Rote Ndao juga menyebut pengibaran satu tiang penuh pada 1 Oktober 2026 dimulai pukul 06.00 WITA.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kepulauan
Pemda Rote Ndao Kawal Pembangunan K-SIGN di Tengah Upaya Penghambatan
Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyatakan pemda terus mengawal pembangunan K-SIGN. Ia juga menyebut adanya pihak tertentu yang berupaya menghambat proy…
Paling ramai di Hukum

Berita utama hari ini

Baca juga




