Progres Jalan Bondokodi–Waitabula di Sumba Capai 22,35 Persen
Progres fisik ruas Bondokodi–Waitabula di Kabupaten Sumba Barat Daya mencapai 22,35 persen. Pekerjaan melalui paket long segment ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 1 menit baca
Waitabula — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melaporkan progres pembangunan dan peningkatan ruas jalan Bondokodi–Waitabula di Kabupaten Sumba Barat Daya mencapai 22,35 persen pada 25 September 2026. Informasi tersebut disampaikan dalam laporan mengenai penguatan infrastruktur jalan di Pulau Sumba.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur, Benyamin Nahak, menjelaskan pada 23 September 2026 bahwa progres fisik pekerjaan telah mencapai 22,35 persen. Ruas jalan itu ditangani melalui paket long segment.
Nilai kontrak pekerjaan disebut sebesar Rp8,39 miliar. Pekerjaan tersebut mencakup penanganan ruas Bondokodi–Waitabula di Kabupaten Sumba Barat Daya. Laporan yang terbit pada 25 September 2026 menyebut pekerjaan direncanakan selesai sesuai jadwal kontrak pada Desember 2026.
Jalan Sumba Barat Daya Menopang Konektivitas Antarwilayah
Peningkatan ruas Bondokodi–Waitabula berkaitan langsung dengan konektivitas di Pulau Sumba. Jalan ini juga dilaporkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah yang dilintasinya.
Perkembangan 22,35 persen menjadi ukuran terbaru yang disampaikan untuk pekerjaan fisik ruas tersebut. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur masih menempatkan penyelesaian sesuai jadwal kontrak sebagai target pekerjaan.
Perkembangan berikutnya diarahkan pada penyelesaian pekerjaan hingga Desember 2026, sesuai keterangan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Headline NTT
Pemeriksaan Pemprov NTT Temukan 38 Kendaraan Menunggak Pajak
Pemeriksaan 162 kendaraan dinas pada dua organisasi perangkat daerah di Kupang menemukan 38 kendaraan belum memenuhi kewajiban Pajak Kendaraan Bermoto…
Terbaru di Sumba

Berita utama hari ini

Baca juga




