Pulau Sumba: Letak, luas, dan ciri alamnya di Nusa Tenggara Timur
Pulau Sumba berada di Nusa Tenggara Timur dan dikenal karena bentang savana, bukit, serta posisi geologinya yang khas di antara Cekungan Lombok dan Savu.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Pulau Sumba adalah pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang termasuk dalam deretan Kepulauan Sunda Kecil, dengan bentang geografis yang memanjang barat–timur dan ciri alam berupa perbukitan, savana, serta pantai yang menghadap Samudra Hindia dan Laut Sawu. Britannica mencatat luasnya 11.153 kilometer persegi, sementara sumber geologi ITB menempatkannya di antara Cekungan Lombok dan Cekungan Savu.
Pulau Sumba itu di mana?
Sumba berada di selatan Flores dan di timur Sumbawa, serta secara administrasi masuk Nusa Tenggara Timur. Britannica menulis pulau ini berada di sisi selatan provinsi tersebut, melintasi Sumba Strait dari Flores dan di sebelah barat Timor melalui Laut Sawu.
Dalam paparan geologi ITB, Sumba disebut berada pada posisi unik di busur luar Banda, di antara Cekungan Lombok dan Cekungan Savu. Posisi ini menjelaskan mengapa Sumba kerap dibahas bukan hanya sebagai tujuan wisata, tetapi juga sebagai wilayah dengan karakter geologi yang khas.
Seberapa besar Pulau Sumba?
Britannica menyebut luas Pulau Sumba sebesar 11.153 kilometer persegi. Dalam sumber geologi ITB lain, pulau ini juga digambarkan memanjang sekitar 220 kilometer dengan lebar sekitar 60 kilometer.
Perbedaan angka luas dalam sumber yang berbeda tidak mengubah gambaran umumnya: Sumba adalah pulau besar di NTT dengan bentang darat yang luas, tetapi tetap didominasi kawasan perbukitan dan ruang terbuka savana.
Seperti apa kondisi alamnya?
Britannica menyebut Sumba memiliki pegunungan hingga 4.000 kaki atau sekitar 1.220 meter, dan curah hujan tahunan sekitar 1.625 milimeter. Dengan curah hujan itu, pulau ini memiliki tutupan hutan yang tipis dan padang rumput yang luas.
Sumber geologi ITB juga menggambarkan Sumba sebagai pulau yang memanjang miring, dengan bagian tengah banyak perbukitan dan dataran rendah di tepi pulau. Ciri inilah yang membuat lanskap Sumba sering dikenali dari savana dan kontur bergelombang.
Kenapa Sumba sering muncul dalam pencarian wisata?
Karena identitas alamnya kuat. Britannica mengaitkan kondisi curah hujan dan vegetasi Sumba dengan padang rumput yang luas, sedangkan sumber IAGI menyebut pulau ini berada di deretan pulau bagian selatan NTT dan memiliki bentuk yang khas di busur muka Indonesia bagian timur.
Itu sebabnya Pulau Sumba sering dipahami sebagai pulau dengan lanskap savana, bukit, dan garis pantai yang menonjol. Dalam konteks NTT, Sumba juga penting karena menjadi wilayah administrasi empat kabupaten: Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, dan Sumba Timur, sebagaimana diringkas oleh sumber berita lokal yang mengutip data pulau tersebut.
Apa yang paling penting untuk diingat?
- Pulau Sumba adalah pulau besar di Nusa Tenggara Timur dengan luas 11.153 kilometer persegi menurut Britannica.
- ITB menjelaskan Sumba berada di antara Cekungan Lombok dan Cekungan Savu serta memanjang sekitar 220 kilometer.
- Britannica mencatat pegunungan Sumba mencapai 4.000 kaki dan curah hujan tahunan sekitar 1.625 milimeter.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores
Rumah adat khas Nusa Tenggara Timur: makna, ciri, dan contoh utamanya
Rumah adat khas Nusa Tenggara Timur bukan satu bangunan tunggal, melainkan ragam rumah tradisional dari suku dan pulau berbeda.
Terbaru di Sumba

Berita utama hari ini

Baca juga





