Rakernis Lima Fungsi Reserse Polda NTT Digelar di Kupang
Kapolda NTT Rudi Darmoko membuka Rakernis gabungan di Kupang pada 24 September 2026. Forum ini memperkuat profesionalisme penyidik dan koordinasi lima fungsi reserse.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· Peristiwa: · 2 menit baca
Kupang — Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., membuka Rapat Kerja Teknis Gabungan Jajaran Reserse dan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda NTT di Kupang pada Kamis, 24 September 2026. Kegiatan ini dilaporkan pada 28 September 2026.
Rakernis tersebut menggabungkan lima fungsi di lingkungan Polda NTT. Fungsi itu meliputi Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Perlindungan Perempuan dan Anak, Direktorat Reserse Narkoba, dan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti.
Forum ini membahas koordinasi dan penguatan kemampuan teknis penyidik. Kapolda NTT menyampaikan bahwa kegiatan tersebut ditujukan untuk memantapkan profesionalisme penyidik dalam menghadapi dinamika regulasi serta perkembangan hukum nasional terkini.
Penegakan hukum berpengaruh pada layanan warga di NTT
RRI melaporkan, rakernis mengusung tema optimalisasi pelayanan kolaborasi fungsi reserse dengan instansi terkait yang bermanfaat bagi masyarakat. Tema itu diarahkan untuk mewujudkan penegakan hukum yang responsif, beretika, dan berkeadilan.
Bagi warga di wilayah hukum Polda NTT, penekanan tersebut berkaitan dengan cara perkara ditangani dan layanan hukum diberikan. Koordinasi antar fungsi reserse menjadi bagian dari upaya agar penanganan perkara di lapangan berlangsung terpadu.
Kapolda NTT juga menyatakan bahwa penyidik dan penyidik pembantu diharapkan semakin responsif, beretika, dan berkeadilan untuk mendukung program Polri yang Presisi. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan agenda lanjutan setelah rakernis.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Timor
BMKG Prakirakan Gelombang Sedang di Perairan Utara Kupang–Rote
Prakiraan berlaku dalam periode 27–30 September 2026. Hembusan angin diperkirakan mencapai 27 kt pada pukul 03.00 WITA, sementara tinggi gelombang ber…
Paling ramai di Hukum

Berita utama hari ini

Baca juga





