Satgas Pamtas Amankan 1.820 Liter Solar di Belu
Satgas Pamtas mengamankan 1.820 liter solar dalam dua kejadian di jalur tidak resmi Kabupaten Belu. Barang bukti ditemukan di Asumanu dan Dualasi.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Atambua — Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY mengamankan 1.820 liter bahan bakar minyak jenis solar di Kabupaten Belu pada Kamis malam hingga Jumat dini hari, 8–9 Oktober 2026. Solar itu diduga hendak diselundupkan ke Timor Leste melalui jalur tidak resmi.
Pengamanan berlangsung dalam dua kejadian. Di sekitar Desa Asumanu, Kecamatan Raihat, petugas menemukan 25 jeriken dengan total sekitar 875 liter solar pada Kamis malam. Tiga orang yang berada di lokasi melarikan diri ke arah Timor Leste saat penyergapan.
Pada Jumat dini hari, personel Pos Mahen menemukan 27 jeriken berisi sekitar 945 liter solar di sekitar Desa Dualasi, Kecamatan Lasiolat. Penemuan berlangsung sekitar pukul 00.45 WITA. Barang bukti kemudian dibawa ke Pos Mahen sekitar pukul 01.45 WITA untuk diamankan dan dilaporkan kepada Mako Satgas.
Penindakan di Belu memperketat pengawasan jalur perbatasan
Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarhanud 14/PWY, Letkol Arh Rudi Afrika, S.Sos., menyebut kedua pengungkapan berawal dari peningkatan pengawasan dan patroli pada jalur tidak resmi yang diduga dipakai untuk aktivitas ilegal.
Peristiwa ini menjadi perhatian bagi pembaca di Timor karena Kabupaten Belu merupakan wilayah perbatasan dengan jalur perlintasan tidak resmi. Pengamanan solar menunjukkan patroli tidak hanya berlangsung di pos, tetapi juga menyasar akses yang sulit diawasi.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Timor
Lima Wilayah Timor Masuk Status Awas Kekeringan
Daftar status awas kekeringan pada 5 Oktober 2026 mencakup lima wilayah di Pulau Timor. Sejumlah daerah NTT mengalami Hari Tanpa Hujan lebih dari 60 h…
Terbaru di Timor

Baca juga





