NTT Hari Ini

Jumat, 2 Oktober 2026

UNITRI Bahas Kolaborasi Pendidikan dan Pertanian di Kupang

UNITRI dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur membahas akses pendidikan, peningkatan kompetensi aparatur sipil negara, serta rencana kuliah kerja nyata kolaboratif di sektor pertanian.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tanaman bawang berdaun hijau tumbuh berjejer di tanah gembur.
Ilustrasi: Tanaman bawang berdaun hijau tumbuh berjejer di tanah gembur. · Foto: Los Muertos Crew / Pexels

Kupang — Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) membahas perluasan kolaborasi pendidikan dan pertanian bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam audiensi di Kupang pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Rektor UNITRI Prof. Dodi Wirawan Irawanto bersama mitra strategis dan alumni diterima Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma. Pertemuan itu membahas perluasan akses pendidikan kerakyatan, penguatan sumber daya manusia, serta peluang kemitraan di bidang pendidikan, pertanian, dan pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara.

Rencana yang dibahas mencakup perluasan akses pendidikan tinggi bagi aparatur sipil negara yang belum bergelar sarjana atau ingin melanjutkan studi magister. UNITRI juga merencanakan kuliah kerja nyata kolaboratif yang diarahkan pada sektor pertanian.

Program tersebut akan melibatkan Politeknik Pertanian Negeri Kupang atau Politani Kupang serta mitra industri, termasuk Petrokimia Gresik. Fokusnya meliputi penguatan kapasitas petani, penerapan teknologi pertanian, pendampingan budidaya, pengelolaan pupuk, peningkatan produktivitas, dan pengembangan usaha tani berkelanjutan.

Kolaborasi menyentuh pendidikan dan pertanian NTT

Rencana ini penting bagi pembaca di Nusa Tenggara Timur karena menghubungkan peningkatan kualifikasi pendidikan dengan kebutuhan sektor pertanian. Audiensi juga membahas peningkatan kualifikasi pendidikan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

UNITRI menyebut hubungan dengan Nusa Tenggara Timur memiliki nilai historis, terutama melalui kontribusi pendidikan bagi penyuluh pertanian pada masa pembangunan Nusa Tenggara Timur di awal tahun 2000-an. Kampus itu menegaskan komitmen untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia industri, perguruan tinggi vokasi, alumni, dan komunitas lokal.

Pertemuan UNITRI, Politani Kupang, alumni, dan mitra industri menjadi langkah awal untuk menindaklanjuti rencana kerja sama di bidang pendidikan dan pertanian. Sumber laporan menyebut kolaborasi tersebut diharapkan memperluas kesempatan belajar, meningkatkan kompetensi aparatur sipil negara dan masyarakat, serta menghadirkan program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Timor

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.