Keselamatan Jadi Dasar Usulan Pemindahan 21 ASN Asal Rote Ndao
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma mengusulkan mutasi 21 ASN asal Rote Ndao yang bertugas di Papua. Usulan ini berkaitan dengan keselamatan ASN dan keluarganya.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Pada 27 September 2026, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma mengusulkan mutasi 21 aparatur sipil negara dari Papua melalui koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Usulan itu menyangkut ASN asal Kabupaten Rote Ndao yang bertugas di wilayah Papua. Laporan RRI menyebut pemerintah pusat telah membuka ruang untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut. Republika juga melaporkan bahwa Johni memperjuangkan permintaan mutasi 21 ASN asal Rote Ndao yang bertugas di Papua Pegunungan.
Menurut laporan yang tersedia, 21 ASN itu terdiri atas tujuh Pegawai Negeri Sipil dan 14 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Mereka bertugas di wilayah Jayawijaya, Papua Pegunungan. Permintaan mutasi berkaitan dengan keselamatan ASN dan keluarga setelah insiden penembakan di Kabupaten Jayawijaya.
Usulan mutasi berkaitan dengan keselamatan ASN asal Rote Ndao
RRI melaporkan koordinasi Johni dengan Kementerian PAN-RB dilakukan setelah insiden penembakan yang menewaskan dua aparatur sipil negara asal Nusa Tenggara Timur. Republika menyebut salah satu anggota keluarga ASN menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata di Papua Pegunungan.
Johni bertemu Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Purwadi Arianto di Jakarta pada Jumat, 25 September 2026. Dalam pertemuan itu, ia meminta permohonan mutasi segera ditindaklanjuti.
Untuk ASN berstatus Pegawai Negeri Sipil, Kementerian PAN-RB menyatakan proses mutasi dapat dilanjutkan jika memenuhi persyaratan, termasuk persetujuan instansi asal dan kesiapan instansi tujuan. Mekanisme bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja berbeda karena hubungan kerjanya berbasis kontrak.
Laporan Republika menyebut pemerintah pusat akan membahas kemungkinan penanganan khusus bagi ASN berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja apabila kondisi yang dihadapi memenuhi kriteria keadaan mendesak.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Olahraga
33 Tim Berlaga di Landeoe Cup I 2026 Rote Ndao
Sebanyak 33 tim resmi mengikuti Landeoe Cup I 2026 di Lapangan Landeoe, Rote Ndao, pada 24 September 2026. Kompetisi ini menjadi ajang pemilihan atlet…
Paling ramai di Kepulauan

Berita utama hari ini

Baca juga





