NTT Hari Ini

Senin, 12 Oktober 2026

Makanan Khas Alor: Jagung Titi, Kue Rambut, dan Hidangan Lokal

Makanan khas Alor mencakup jagung titi, kue rambut, jagung tembak, kue pelita, serta hidangan ikan dan sayur. Bahan lokal dan teknik tradisional menjelaskan keragaman kuliner kepulauan ini.

Oleh

· 3 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Biji jagung sangrai dalam mangkuk logam dan dua tongkol jagung bakar.
Ilustrasi: Biji jagung sangrai dalam mangkuk logam dan dua tongkol jagung bakar. · Foto: Amjad ali / Pexels

Makanan khas Alor tidak hanya satu jenis. Yang paling kuat ditopang sumber resmi ialah jagung titi atau jagung emping, sedangkan kue rambut, jagung bose, ikan kuah asam, ikan bakar, sayur bunga pepaya, dan olahan lokal lain juga tercatat sebagai bagian dari kuliner Alor. Bahan dan cara olahnya memperlihatkan hubungan pangan dengan hasil ladang, laut, dan kebiasaan masyarakat setempat.

Apa makanan khas Alor yang paling jelas sumbernya?

Jagung titi atau jagung emping merupakan makanan pokok sekaligus makanan khas masyarakat Desa Alor Besar. Portal Jadesta Kementerian Pariwisata menjelaskan bahwa jagung itu diolah menjadi emping dengan cara dititi, yakni dipipihkan melalui proses pengolahan tradisional.

RRI pada 2026 juga menyebut jagung titi sebagai salah satu makanan berbahan baku lokal Alor yang berkembang bersama keripik, kue khas, dan hasil olahan lain. Dua sumber itu menempatkan jagung titi bukan sekadar nama kuliner, melainkan produk pangan yang terkait dengan kegiatan masyarakat dan pengembangan industri lokal.

Apa saja makanan lain yang termasuk kuliner Alor?

Portal resmi Bandara Mali milik Kementerian Perhubungan mencatat jagung tembak dan kue pelita sebagai jajanan tradisional khas Alor. RRI pada 2026 menyebut kue-kue khas Alor serta olahan makanan lain sebagai bagian dari sentra industri lokal yang dibina pemerintah daerah.

Untuk hidangan, RRI melaporkan ikan bakar, ikan kuah asam, dan sayur bunga pepaya sebagai makanan khas Alor yang disajikan di Plaza Kuliner Kadelang. Penyebutan ini menggambarkan ragam kuliner yang bersumber dari hasil laut dan bahan pangan darat, tanpa menjadikannya satu daftar baku seluruh makanan daerah.

Bagaimana kue rambut dibuat?

Jawada atau kue rambut merupakan kudapan Alor yang juga dikenal dalam rumpun budaya Lamaholot Solor Watang Lema, menurut laman Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores pada 2025. Bahan yang disebut ialah tepung beras, tepung tapioka, gula pasir, gula dari nira tuak, air, dan santan kelapa.

Adonan kental dituangkan melalui alat berlubang ke minyak panas, lalu dibentuk atau dilipat saat digoreng. Laman tersebut menyebut empat bentuk yang lazim: seperti pisau, kapak segitiga, bulat panjang, dan bentuk besar yang disebut Javada Beng.

Mengapa jagung penting dalam pangan Alor?

Artikel ilmiah di jurnal BRIN tentang pangan Kabupaten Alor menyebut jagung sebagai salah satu potensi utama pertanian daerah, bersama kacang tanah, kedelai, padi, ubi kayu, ubi jalar, kacang hijau, jambu mete, kenari, dan kemiri. Artikel itu juga mencatat bahwa ubi pernah menjadi bahan makanan pokok dan bagian dari pesta adat Reba.

Karena itu, makanan khas Alor perlu dibaca sebagai bagian dari sistem pangan kepulauan: ada jagung dan umbi dari lahan, ikan dari laut, serta teknik pengolahan yang diwariskan. Daftar kuliner tersebut dapat berbeda menurut desa dan konteks penyajian, tetapi sumber-sumber resmi memperlihatkan bahwa jagung titi, kue rambut, dan hidangan ikan termasuk nama yang paling mudah ditelusuri.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Paling ramai di Kepulauan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.