PAD Manggarai Barat Mencapai Rp229,4 Miliar dari Pariwisata
PAD Manggarai Barat mencapai Rp229,4 miliar pada 13 Oktober 2026. Pajak hotel, restoran, dan kapal wisata menjadi sektor yang menguat, sementara klaim BPJS RSUD hampir Rp20 miliar belum tertagih.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Labuan Bajo — Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Manggarai Barat mencapai Rp229,4 miliar pada 13 Oktober 2026 pukul 09.00 WITA. Nilai itu sekitar 63 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2026.
Kenaikan terutama terlihat pada pajak hotel, restoran, dan kapal wisata. Akumulasi penerimaan dari sektor tersebut hampir Rp6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025. Data pembanding itu disampaikan Bupati Manggarai Barat berdasarkan laporan penerimaan daerah.
PAD Manggarai Barat Menguat dari Sektor Pariwisata
Pendapatan per 30 September 2026 sebelumnya tercatat Rp205,24 miliar atau 63,27 persen dari target Rp324,42 miliar. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi Rp229,4 miliar pada 13 Oktober 2026.
Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat masih memiliki potensi tambahan dari klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Rumah Sakit Umum Daerah yang belum tertagih selama empat bulan. Nilainya hampir Rp20 miliar. Jika tertagih, total PAD diperkirakan mendekati Rp250 miliar.
Di sektor pariwisata, pemerintah daerah juga menyoroti perlunya kejelasan regulasi bagi kapal wisata yang menjalankan fungsi sebagai sarana transportasi, restoran, dan hotel. Kebijakan pengembangan destinasi unggulan wilayah daratan untuk 2027 menjadi konteks lanjutan bagi penguatan penerimaan daerah.
Bagi pembaca di Flores, angka ini menunjukkan bahwa aktivitas hotel, restoran, dan kapal wisata tetap menjadi sumber penting pendapatan Kabupaten Manggarai Barat. Perkembangan penerimaan tersebut juga berkaitan langsung dengan pengelolaan pariwisata Labuan Bajo dan wilayah daratan Manggarai Barat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Hukum
Kejaksaan Tunggu Penghitungan BPK dalam Perkara Dana Hibah Rp28 Miliar
Kejaksaan Negeri Manggarai Barat masih menunggu penghitungan kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan dalam penyidikan dugaan korupsi dana hibah…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga





