Antrean BBM Tambolaka Ganggu Akses Pelabuhan dan Bandara
Antrean kendaraan di SPBU Kota Tambolaka berlangsung sekitar satu minggu dan mengganggu akses menuju Pelabuhan Waikelo serta Bandara Lede Kalumbang.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Tambolaka — Antrean sepeda motor dan mobil di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum di Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, masih memanjang pada Selasa, 20 Oktober 2026. Antrean mengganggu arus lalu lintas menuju Pelabuhan Waikelo dan Bandara Lede Kalumbang.
Kondisi itu berlangsung sekitar satu minggu. Antrean terlihat di SPBU Radamata, SPBU Jalan Waikelo, dan SPBU Taworara. Kendaraan bahkan menumpuk hingga badan jalan. Antrean biasanya berhenti setelah stok bahan bakar minyak, terutama Pertalite, habis.
Laporan menyebut tidak terlihat petugas Dinas Perhubungan maupun anggota Kepolisian Resor Sumba Barat Daya yang mengatur kendaraan ketika antrean mencapai jalan raya. Warga meminta pemerintah menertibkan kendaraan yang berulang kali mengisi bahan bakar minyak.
Antrean mengganggu akses pelabuhan dan bandara
Gangguan lalu lintas berdampak langsung pada akses warga dan pengguna jasa transportasi di Sumba Barat Daya. Ruas menuju Pelabuhan Waikelo dan Bandara Lede Kalumbang menjadi lokasi yang terdampak, sehingga kendaraan yang tidak mengisi bahan bakar juga harus melewati antrean.
Laporan lain pada 15 Oktober 2026 menyebut antrean terjadi di tiga SPBU yang sama. Sebagian pemilik kendaraan bahkan bermalam di sekitar SPBU untuk memperoleh Pertalite dan Solar bersubsidi. Laporan tersebut juga menyebut adanya warga yang membeli bahan bakar minyak berulang kali untuk dijual kembali kepada pengecer.
Pertamina menyatakan stok dan kuota bahan bakar minyak di Nusa Tenggara Timur secara umum aman. Namun, keterlambatan armada kapal tanker, peningkatan permintaan Pertalite, dan penggunaan tangki kendaraan yang dimodifikasi disebut memperpanjang antrean di sejumlah SPBU, termasuk di Sumba Barat Daya.
Pertamina menyatakan penyaluran akan kembali normal setelah pasokan tiba. Pemerintah juga diminta menertibkan pembelian berulang agar antrean berkurang dan harga eceran kembali stabil.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Timor
Pengamat Soroti Tata Kelola Pertalite di Kota Kupang
Kelangkaan Pertalite di Kota Kupang memicu antrean panjang dan menyoroti masalah tata kelola BBM. Pada 16 Oktober 2026, antrean di sejumlah SPBU mulai…
Terbaru di Sumba

Baca juga





