Dua Anjing Positif Rabies, Pengawasan Diperketat di Manggarai
Dinas Peternakan Manggarai mengonfirmasi dua anjing positif rabies di Kelurahan Karot setelah eliminasi dan uji sampel organ otak. Pengawasan serta vaksinasi dilanjutkan.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Ruteng — Hasil laboratorium yang diberitakan pada 23 Oktober 2026 mengonfirmasi dua kasus positif rabies pada anjing di Kelurahan Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Pemeriksaan dilakukan Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai setelah kedua hewan dieliminasi dan sampel organ otaknya diuji.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai, Yustina A. Ladjar, menyebut dua hewan tersebut termasuk Hewan Penular Rabies. Eksekusi pertama berlangsung di RT 035 pada Kamis, 15 Oktober. Eksekusi kedua dilakukan di kompleks Rumah Potong Hewan di Karot pada Jumat, 16 Oktober.
Satu anjing dicurigai rabies setelah menggigit anjing lain hingga kakinya terluka dan patah. Anjing lainnya dicurigai ketika hendak menyerang warga. Sampel organ otak dari kedua hewan kemudian diuji di Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai.
Kasus di Karot memperkuat pengawasan anjing di Ruteng
Belum ada laporan gigitan terhadap manusia yang dikaitkan dengan dua anjing terkonfirmasi tersebut. Namun, kawasan kompleks Rumah Potong Hewan disebut menjadi tempat banyak anjing liar datang untuk mencari sisa tulang potongan hewan. Kondisi ini membuat pengawasan terhadap hewan berkeliaran menjadi penting bagi warga Kelurahan Karot dan wilayah sekitar Kota Ruteng.
Petugas Dinas Peternakan, pemerintah kelurahan, dan warga sepakat melanjutkan eliminasi terhadap anjing yang berkeliaran. Langkah itu ditujukan untuk menjaga keselamatan dan mencegah penyebaran virus rabies lebih luas.
Program vaksinasi Hewan Penular Rabies tetap berjalan secara rutin melalui kerja sama Dinas Peternakan dan Pemerintah Kelurahan Karot. Warga diimbau tidak melepasliarkan anjing. Hewan peliharaan diminta dikandangkan atau dirantai.
Penertiban anjing liar akan dilanjutkan bersamaan dengan sosialisasi kepada masyarakat. Vaksinasi juga tetap berjalan, sementara warga diminta melaporkan keberadaan anjing yang menunjukkan perilaku mencurigakan kepada aparat setempat.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Bencana
BMKG Prakirakan Udara Kabur di Sejumlah Wilayah NTT
BMKG memprakirakan udara kabur atau kabut/asap di sejumlah wilayah NTT pada Senin, 19 Oktober 2026. Tambolaka berpeluang hujan ringan, sementara suhu…
Terbaru di Flores

Baca juga





