Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya
Gunung Ile Lewotolok di Lembata erupsi pada 21 September 2026. Kolom abu mencapai 700 meter dan PVMBG melarang aktivitas dalam radius 2 kilometer serta radius 3 kilometer di sektor selatan dan tenggara.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Lembata — Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, erupsi pada 21 September 2026. Erupsi pada pukul 15.31 WITA menghasilkan kolom abu setinggi 700 meter di atas puncak.
Mengapa ini penting: Warga, pengunjung, pendaki, dan wisatawan harus menghindari radius 2 kilometer serta radius 3 kilometer di sektor selatan dan tenggara selama aktivitas erupsi berlangsung.
Menurut laporan RRI yang mengutip Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat diminta tidak memasuki radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung. Larangan diperluas menjadi radius 3 kilometer pada sektor selatan dan tenggara.
PVMBG juga mengingatkan potensi guguran lava dan awan panas pada sektor selatan, tenggara, barat, serta timur laut. Warga di sekitar gunung diminta menggunakan masker pelindung dan menutup tempat penampungan air bersih untuk mengurangi paparan abu vulkanik.
Gunung Ile Lewotolok berada dalam status Level II atau Waspada, menurut laporan Metro TV mengenai aktivitas erupsi pada hari yang sama. Laporan itu menyebut gunung tersebut mengalami dua erupsi pada 21 September, yakni pukul 10.53 WITA dan 15.31 WITA.
Erupsi kedua terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan berlangsung sekitar 1 menit 24 detik. Masyarakat, pengunjung, pendaki, dan wisatawan diminta mematuhi batas wilayah yang ditetapkan selama aktivitas gunung berlangsung.
Ketentuan keselamatan
- Radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung menjadi wilayah yang harus dihindari.
- Radius 3 kilometer berlaku pada sektor selatan dan tenggara.
- Potensi guguran lava dan awan panas perlu diwaspadai pada sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Bencana
Human Initiative Libatkan Relawan Lokal Salurkan Bantuan Gempa Flores
Human Initiative melibatkan relawan lokal untuk memetakan pengungsian, kelompok rentan, dan kebutuhan warga terdampak gempa Flores.
Terbaru di Bencana

Berita utama hari ini

Baca juga





