NTT Hari Ini

Rabu, 23 September 2026

Gunung Ile Lewotolok Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Zona Bahaya

Gunung Ile Lewotolok di Lembata erupsi pada 21 September 2026. Kolom abu mencapai 700 meter dan PVMBG melarang aktivitas dalam radius 2 kilometer serta radius 3 kilometer di sektor selatan dan tenggara.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Masker respirator berkatup tergeletak di atas sarung tangan kerja.
Ilustrasi: Masker respirator berkatup tergeletak di atas sarung tangan kerja. · Foto: Christina & Peter / Pexels

LembataGunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, erupsi pada 21 September 2026. Erupsi pada pukul 15.31 WITA menghasilkan kolom abu setinggi 700 meter di atas puncak.

Mengapa ini penting: Warga, pengunjung, pendaki, dan wisatawan harus menghindari radius 2 kilometer serta radius 3 kilometer di sektor selatan dan tenggara selama aktivitas erupsi berlangsung.

Menurut laporan RRI yang mengutip Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), masyarakat diminta tidak memasuki radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung. Larangan diperluas menjadi radius 3 kilometer pada sektor selatan dan tenggara.

PVMBG juga mengingatkan potensi guguran lava dan awan panas pada sektor selatan, tenggara, barat, serta timur laut. Warga di sekitar gunung diminta menggunakan masker pelindung dan menutup tempat penampungan air bersih untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

Gunung Ile Lewotolok berada dalam status Level II atau Waspada, menurut laporan Metro TV mengenai aktivitas erupsi pada hari yang sama. Laporan itu menyebut gunung tersebut mengalami dua erupsi pada 21 September, yakni pukul 10.53 WITA dan 15.31 WITA.

Erupsi kedua terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 40 milimeter dan berlangsung sekitar 1 menit 24 detik. Masyarakat, pengunjung, pendaki, dan wisatawan diminta mematuhi batas wilayah yang ditetapkan selama aktivitas gunung berlangsung.

Ketentuan keselamatan

  • Radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung menjadi wilayah yang harus dihindari.
  • Radius 3 kilometer berlaku pada sektor selatan dan tenggara.
  • Potensi guguran lava dan awan panas perlu diwaspadai pada sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Bencana

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.