Kelimutu Batasi Kunjungan Setelah Retakan Baru Muncul
Balai Taman Nasional Kelimutu membatasi kunjungan Danau Kelimutu pada 22 September 2026 setelah retakan baru dan longsoran ditemukan. Dua akses kawah ditutup sementara.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Ende — Balai Taman Nasional Kelimutu membatasi kunjungan kawasan Danau Kelimutu pada Selasa, 22 September 2026, setelah retakan baru dan longsoran ditemukan di sekitar bibir kawah. Kawasan dibuka pukul 07.00 hingga 12.00 WITA.
Akses menuju Kawah Tiwu Ata Polo dan Kawah Tiwu Ko'ofai Nuwamuri ditutup sementara. Pengunjung juga dilarang mendekati bibir kedua kawah karena terdapat potensi bahaya di area yang mengalami retakan dan longsoran.
Retakan baru dilaporkan berada di sekitar pagar pembatas kawah. Panjangnya diperkirakan mencapai 20 hingga 30 meter. Pembatasan diberlakukan setelah gempa Flores dan berdasarkan hasil diskusi Balai Taman Nasional Kelimutu dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, pemerintah daerah, kepolisian, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Pembatasan melindungi wisatawan di kawasan kawah
Perubahan jam kunjungan membuat wisatawan tidak dapat menikmati matahari terbit dari kawasan Danau Kelimutu. Kebijakan ini mengutamakan keselamatan saat kondisi bibir kawah berubah dan terdapat longsoran.
Laporan Badan Geologi yang dikutip RRI sebelumnya menyebut retakan lain sepanjang sekitar 100 meter di kawasan bibir Kawah I atau Tiwu Ata Polo. Retakan itu berada kurang lebih enam meter dari bibir kawah dan mengarah ke timur laut mengikuti kemiringan lereng. Status aktivitas vulkanik Gunung Kelimutu dalam laporan tersebut masih Level I atau Normal.
Karena itu, pengunjung perlu mengikuti pembatasan akses dan tidak mendekati area kawah yang ditutup. Balai Taman Nasional Kelimutu belum menyebutkan dalam laporan yang tersedia kapan akses menuju dua kawah akan dibuka kembali.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Flores
PMI Edukasi PHBS kepada 28 Anak Disabilitas di Ende
PMI mengedukasi PHBS kepada 28 anak disabilitas di SLB Negeri Ende pada 20 September 2026. Kegiatan itu dikemas lewat praktik mencuci tangan, permaina…
Terbaru di Pariwisata

Baca juga





