NTT Hari Ini

Senin, 28 September 2026

Krisis air berstatus waspada hingga awas melanda 10 wilayah NTT

Dinas PUPR NTT mencatat sedikitnya 10 dari 21 kabupaten dan satu kota berada pada status waspada hingga awas krisis air. BMKG mencatat kemarau dan El Niño sangat kuat masih memengaruhi NTT.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Permukaan tanah yang kering dan retak-retak dengan sedikit rumput layu.
Ilustrasi: Permukaan tanah yang kering dan retak-retak dengan sedikit rumput layu. · Foto: Dmitriy Piskarev / Pexels

Rote Ndao — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat sedikitnya 10 dari 21 kabupaten dan satu kota berada pada status waspada hingga awas krisis air pada 27 September 2026. Rote Ndao termasuk wilayah yang menghadapi kondisi tersebut.

Mengapa ini penting: Sedikitnya 10 wilayah NTT menghadapi status krisis air waspada hingga awas, sementara defisit sumber air mengurangi kapasitas penyediaan air bersih bagi masyarakat.

Status itu muncul ketika pasokan air bersih dari sumber permukaan dan cekungan air tanah mengalami defisit kritis. Menurut laporan RRI, wilayah yang disebut meliputi Kabupaten Alor, Belu, Flores Timur, Kabupaten Kupang, Lembata, Sabu Raijua, Rote Ndao, serta Pulau Palue di Flores.

Kemarau dan El Niño

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan sebagian besar NTT masih mengalami musim kemarau. Dalam analisis dasarian pertama September 2026, BMKG juga mencatat indeks ENSO periode Juli–September berada pada angka 2,6, yang menunjukkan El Niño dengan intensitas sangat kuat.

BMKG memperkirakan curah hujan di NTT pada dasarian kedua September hingga dasarian pertama Oktober 2026 umumnya berada pada kategori rendah hingga menengah, yakni 0–150 milimeter per dasarian. Wilayah NTT juga termasuk daerah yang mendapat peringatan dini kekeringan meteorologis kategori waspada.

Dampak bagi warga

Defisit pada sumber air permukaan dan cekungan air tanah mengurangi kapasitas penyediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah berstatus awas. Pemerintah Provinsi NTT sebelumnya meninjau persoalan air bersih di Lingkungan Feapopi, Kelurahan Onatali, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, pada 13 September 2026.

Dalam kunjungan itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyerap aspirasi warga dan melihat langsung kondisi air bersih. Laporan pemerintah provinsi tersebut menempatkan persoalan air bersih sebagai salah satu masalah yang disampaikan masyarakat Rote Ndao.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Bencana

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.