NTT Optimalkan Tujuh Bendungan Hadapi Kemarau Panjang
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengoperasikan bendungan serta embung untuk menjaga pasokan air selama kemarau panjang.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengoptimalkan infrastruktur penampung air pada 27 September 2026 untuk menekan dampak kemarau panjang di Nusa Tenggara Timur.
Di Pulau Timor, Bendungan Tilong dan Raknamo berada di Kabupaten Kupang. Bendungan Temef atau Tiu Tuntung berada di Kabupaten Timor Tengah Selatan, sedangkan Bendungan Rotiklot berada di Kabupaten Belu. Pemerintah menutup pelepasan air untuk irigasi sawah dari Bendungan Tilong dan Raknamo. Sisa cadangan air diprioritaskan untuk air bersih masyarakat melalui sistem penyediaan air minum.
Di Pulau Flores, Bendungan Napun Gete berada di Kabupaten Sikka. Bendungan Manikin masih dalam tahap penyelesaian.
Mengapa ketahanan air NTT penting bagi pembaca
Kemarau di Nusa Tenggara Timur berlangsung 8 hingga 9 bulan. Kondisi geografis tersebut membuat penampungan air hujan menjadi penting agar pasokan tidak segera mengalir ke laut. Air dari bendungan dan embung digunakan untuk hortikultura, ternak, permukiman, air baku, dan irigasi.
Infrastruktur air menjadi tumpuan penanganan krisis air di wilayah kepulauan tersebut. Pengoperasian infrastruktur diarahkan untuk menjaga pasokan air selama kemarau panjang. Prioritas layanan air bersih diterapkan di Bendungan Tilong dan Raknamo.
Dengan pengoperasian bendungan serta embung, pemerintah menjaga pemanfaatan cadangan air bagi kebutuhan masyarakat selama kemarau panjang. Pengaturan pelepasan air dari Bendungan Tilong dan Raknamo menempatkan layanan air bersih sebagai prioritas, sementara infrastruktur lainnya tetap menjadi bagian dari penanganan kebutuhan air di Nusa Tenggara Timur.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
NTT Lepas 22 Siswa Kuliah Gratis ke Tiongkok
Perhimpunan Indonesia Tionghoa NTT melepas 22 siswa untuk kuliah gratis di Nantong, Tiongkok. Beasiswa mencakup biaya kuliah, asrama, dan uang saku.
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga





