NTT Hari Ini

Jumat, 25 September 2026

NTT Lepas 22 Siswa Kuliah Gratis ke Tiongkok

Perhimpunan Indonesia Tionghoa NTT melepas 22 siswa untuk kuliah gratis di Nantong, Tiongkok. Beasiswa mencakup biaya kuliah, asrama, dan uang saku.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan bangunan kayu beratap jerami dengan kisi-kisi bambu di bawah langit berawan.
Ilustrasi: Deretan bangunan kayu beratap jerami dengan kisi-kisi bambu di bawah langit berawan. · Foto: wsdidin / Pexels

Kupang — Pada 25 September 2026, sebanyak 22 siswa asal Nusa Tenggara Timur resmi dilepas untuk kuliah gratis di Nantong College of Science and Technology, Kota Nantong, Provinsi Jiangsu, Tiongkok. Pelepasan dilakukan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi dalam kegiatan yang digelar secara daring dan luring di Kota Kupang.

Program ini difasilitasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa Nusa Tenggara Timur. Para siswa akan mengikuti pendidikan di empat jurusan, yakni Food Intelligence Technology, Mechatronic Technology, Software Technology, dan Horticultural Technology.

Beasiswa mencakup uang kuliah, akomodasi atau tempat tinggal di asrama, serta uang saku. Peserta tidak diwajibkan mengikuti tes tertulis atau memenuhi persyaratan TOEFL. Seleksi dilakukan melalui wawancara dalam bahasa Inggris dengan konsultan pendidikan dan pihak kampus.

Program membuka akses pendidikan lintas pulau

Bagi pembaca di Timor, Flores dan Lembata, Sumba, Sabu, Rote, serta Alor, program ini menunjukkan adanya jalur pendidikan internasional bagi pelajar dari berbagai kabupaten di Nusa Tenggara Timur. Informasi tentang pembiayaan dan proses seleksi penting bagi keluarga yang mencari pilihan kuliah tanpa beban uang kuliah.

Program pelepasan ini menjadi pelaksanaan ketiga. Sebelumnya, Perhimpunan Indonesia Tionghoa Nusa Tenggara Timur melepas 3 siswa pada 2024 dan 12 siswa pada 2025. Sebanyak 15 siswa dari dua angkatan tersebut telah menjalani kuliah di Nantong College of Science and Technology.

Pada tahun pertama di Tiongkok, mahasiswa akan mempelajari bahasa Mandarin. Kemampuan bahasa Mandarin tidak menjadi syarat awal; peserta cukup memiliki kemampuan bahasa Inggris dan mengikuti wawancara sesuai ketentuan seleksi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.