Perubahan APBD NTT 2026 Tetapkan Belanja Rp5.040.409.056.573
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah menyepakati Perubahan APBD 2026. Defisit ditutup melalui pembiayaan neto.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Nusa Tenggara Timur menyepakati Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 pada 22 September 2026. Pendapatan daerah ditetapkan Rp4.991.894.822.215, sedangkan belanja daerah Rp5.040.409.056.573.
Pendapatan tersebut turun Rp560.456.206.159 dari rencana awal Rp5.552.331.028.394. Belanja daerah berkurang Rp273.492.404.873 dari rencana awal Rp5.313.851.461.410.
Selisih antara pendapatan dan belanja menghasilkan defisit Rp48.534.234.358. Defisit itu ditutup melalui pembiayaan neto dengan nilai yang sama. Setelah memperhitungkan defisit dan pembiayaan neto, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tahun berkenaan tercatat Rp0.
Perubahan anggaran menjadi acuan belanja daerah
Keputusan ini penting bagi pembaca di Timor, Flores dan Lembata, Sumba, Sabu, Rote, serta Alor karena menetapkan batas pendapatan dan belanja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk tahun anggaran 2026. Angka belanja menunjukkan ruang fiskal yang tersedia setelah penyesuaian terhadap rencana awal.
Persetujuan bersama tersebut menjadi dasar untuk menetapkan rancangan peraturan daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2026 menjadi peraturan daerah. Laporan yang tersedia tidak merinci pembagian belanja menurut pulau atau kabupaten.
Perubahan utama yang dilaporkan adalah penurunan pendapatan dan belanja dibandingkan rencana awal. Struktur pembiayaan yang disepakati membuat defisit tertutup, sementara Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran tahun berkenaan tetap Rp0.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores
Keringanan Pajak Kendaraan di Ende Berlaku hingga 31 Oktober
Program keringanan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Ende berlaku 1 September hingga 31 Oktober 2026, dengan pembebasan denda dan pengurangan tung…
Terbaru di Ekonomi

Baca juga




