FCE 2026 di Kupang dorong komoditas unggulan NTT
Flobamorata Creative Expo (FCE) 2026 direncanakan digelar awal Oktober 2026 di Lippo Plaza Mall, Kota Kupang, oleh Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi NTT untuk mendorong komoditas unggulan serta ekonomi kreatif daerah naik kelas.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Kupang — Flobamorata Creative Expo (FCE) 2026 kembali dipersiapkan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Provinsi NTT untuk digelar pada awal Oktober 2026 di Lippo Plaza Mall, Kota Kupang.
Kegiatan FCE 2026 diarahkan menjadi etalase bagi komoditas unggulan dan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai kabupaten di Nusa Tenggara Timur, dengan harapan produk mereka bisa naik kelas dari sisi kualitas, akses pasar, dan pembiayaan.
FCE 2026 jadi wadah komoditas unggulan NTT naik kelas
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur menjelaskan bahwa Flobamorata Creative Expo 2026 disiapkan untuk memperkuat ekonomi kreatif daerah sekaligus mendorong komoditas unggulan NTT agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
FCE 2026 mengusung tema “Flobamorata Berkarya, Menuju Perekonomian Berdaya dan Berkelanjutan”, dengan fokus pada peningkatan kapasitas pelaku usaha, kurasi produk kreatif, dan perluasan jaringan pemasaran.
Di dalam expo tersebut, Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi NTT memfasilitasi pertemuan antara pelaku usaha dengan perbankan, pembeli potensial, dan jejaring pemasaran digital, sehingga produk dari Timor, Flores, Sumba, Sabu, Rote, Alor, dan pulau lain di NTT mendapatkan ruang promosi yang seimbang.
Di Kota Kupang, FCE 2026 akan menjadi panggung utama bagi pelaku ekonomi kreatif dari Pulau Timor dan sekitarnya untuk menampilkan produk fashion, kuliner olahan komoditas lokal, kriya, serta layanan kreatif berbasis teknologi.
Dari Flores dan Lembata, kegiatan ini disebut sebagai kesempatan untuk mengangkat produk kopi, tenun, dan olahan pangan lokal agar terhubung dengan pasar di Kupang dan luar daerah.
Pelaku usaha dari Sumba, Sabu, Rote, dan Alor diharapkan dapat memanfaatkan expo untuk memperkenalkan tenun, kerajinan, dan produk olahan komoditas khas pulau masing-masing kepada pengunjung Lippo Plaza Mall, termasuk wisatawan yang sedang berada di Kupang.
Penyelenggara menekankan bahwa komoditas unggulan yang dibawa ke FCE 2026 akan dikurasi, sehingga produk yang tampil memenuhi standar mutu dan siap dipasarkan lebih luas.
Kontribusi pada penguatan ekonomi kreatif
Bank Indonesia menempatkan Flobamorata Creative Expo sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan ekonomi kreatif dan pemanfaatan komoditas unggulan berbasis potensi lokal.
Dengan lokasi pelaksanaan di Lippo Plaza Mall, penyelenggara memanfaatkan arus pengunjung pusat perbelanjaan di Kota Kupang untuk meningkatkan eksposur produk kreatif dari seluruh pulau di NTT.
Kegiatan ini juga dirancang sebagai kelanjutan dari penyelenggaraan FCE pada tahun-tahun sebelumnya, dengan penekanan lebih kuat pada peningkatan kualitas produk, literasi keuangan, dan akses pelaku usaha terhadap program pembinaan dari Bank Indonesia dan pemerintah daerah.
Menurut penyelenggara, keberlanjutan FCE diharapkan membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih solid di Timor, Flores dan Lembata, Sumba, Sabu, Rote, dan Alor, sehingga tidak hanya mengandalkan pasar lokal tetapi juga menembus pasar nasional.
Agenda FCE 2026 mencakup sesi berbagi pengetahuan, pendampingan teknis, dan ruang promosi bagi pelaku usaha kecil dan menengah yang mengolah komoditas unggulan dari masing-masing pulau.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Ekonomi

Sumba Tengah Siapkan 300.000 Benih Kopi untuk Perluasan Tanam
Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah menyiapkan 300.000 benih kopi dan mendorong ASN menjadi pionir penanaman. Perluasan tanam dijadwalkan pada Desember…
Berita utama hari ini

Baca juga





