NTT Hari Ini

Rabu, 14 Oktober 2026

Pesan Solidaritas Bupati Sikka Disampaikan dalam Ziarah Umat di Lela

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengajak warga memperkuat solidaritas setelah gempa Flores. Pesan itu disampaikan dalam perayaan ziarah umat di Lela pada 13 Oktober 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Foto arsip: Hutan dan Pusat Mata Air Wair Terang Area Hutan dan Pusat Mata Air yang dilindungi.
Foto arsip: Hutan dan Pusat Mata Air Wair Terang Area Hutan dan Pusat Mata Air yang dilindungi. · Foto: GaRiku / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Sikka — Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengajak masyarakat memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama dalam menghadapi dampak gempa bumi yang melanda Flores pada 15 Agustus 2026. Ajakan itu disampaikan dalam Perayaan Ekaristi Ziarah Umat Keuskupan Maumere 2026 di Sanctuarium Wisung Fatima Lela, Selasa, 13 Oktober 2026.

Juventus mengatakan solidaritas perlu diwujudkan melalui tindakan nyata ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Pemulihan, menurut dia, tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan bantuan material, dukungan moral, doa, dan perhatian bagi keluarga yang masih mengalami kesulitan.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, para pastor paroki, dan berbagai unsur masyarakat dalam mendukung penanganan warga terdampak. Kepedulian yang tumbuh selama masa tanggap darurat diharapkan tetap terpelihara selama proses pemulihan.

Solidaritas membantu pemulihan warga Sikka

Bagi pembaca di Flores, ajakan tersebut berkaitan langsung dengan pemulihan warga Kabupaten Sikka setelah gempa. Pemerintah Kabupaten Sikka sebelumnya menerima dukungan penanganan darurat dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, termasuk tenda pengungsi, tenda keluarga, kasur lipat, tikar, selimut, sembako, generator set, perlengkapan kebersihan, dan tangki air.

Bantuan itu kemudian didistribusikan bertahap ke wilayah terdampak, termasuk Pulau Palue. Pemerintah kabupaten juga mengoordinasikan pemenuhan kebutuhan warga bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa, serta relawan.

Dalam perayaan di Sanctuarium Wisung Fatima Lela, pesan utama yang disampaikan adalah agar masyarakat tetap berjalan bersama dalam kasih dan persaudaraan. Langkah itu diharapkan mendukung pemulihan pascagempa sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi ancaman bencana berikutnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Flores

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.