Plat Kupang: arti kode DH, wilayahnya, dan cara membacanya
Plat Kupang biasanya merujuk ke kode kendaraan DH yang dipakai di Kupang dan wilayah Pulau Timor, dengan huruf belakang untuk membedakan subwilayah.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Plat Kupang — merujuk pada kode kendaraan DH yang dipakai untuk kendaraan bermotor yang terdaftar di wilayah Kupang dan sejumlah daerah di Pulau Timor, bukan hanya Kota Kupang. Dalam pembacaan plat, huruf depan menunjukkan wilayah registrasi, sedangkan huruf belakang membedakan subwilayah atau golongan kendaraan menurut sumber yang dirujuk.
Apa arti DH pada plat Kupang?
Menurut Daihatsu, kode DH digunakan di Nusa Tenggara Timur wilayah I, yang mencakup Pulau Timor. Daerah yang disebut dalam rujukan itu ialah Kabupaten Timor Tengah Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten dan Kota Kupang, Kabupaten Alor, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Rote Ndao.
Dengan begitu, “plat Kupang” di percakapan sehari-hari biasanya berarti kendaraan yang memakai kode DH, bukan kode khusus untuk satu kota saja. Keterangan ini juga sejalan dengan penjelasan laman otomotif lain yang menempatkan DH sebagai penanda Timor, termasuk Kupang.
Bagaimana cara membaca plat DH?
Format TNKB terdiri dari kode huruf depan, angka, dan huruf belakang. Huruf depan menandai asal wilayah registrasi, sedangkan huruf belakang dipakai untuk membedakan subwilayah atau golongan kendaraan.
Dalam rujukan yang sama, contoh yang dicantumkan untuk Kupang adalah pembagian huruf belakang seperti DH - A*/B* untuk Kota dan Kabupaten Kupang, DH - F*/G* untuk Kupang Timur, dan DH - D*/E* untuk Kupang Barat. Penjelasan serupa juga muncul pada sumber lain yang membahas kode belakang kendaraan di Kupang.
Apakah plat Kupang sama dengan plat NTT?
Tidak selalu. Di Nusa Tenggara Timur, ada beberapa kode plat untuk wilayah berbeda, sehingga semua kendaraan berplat NTT tidak otomatis berkode DH. Sumber otomotif yang dirujuk menyebut DH untuk Pulau Timor, sementara wilayah NTT lain memiliki kode berbeda.
Karena itu, saat membaca plat kendaraan di Kupang, yang paling penting adalah melihat kombinasi huruf depan dan huruf belakang secara utuh. Dari situ, identitas wilayah kendaraan bisa dibedakan lebih spesifik daripada sekadar menyebut “plat Kupang”.
Kenapa istilah “plat” bisa dipakai di Kupang?
Dalam rujukan bahasa, plat juga dipahami sebagai serapan dari bahasa Belanda plaat, yang berarti pelat atau piring batu. Kamus KBBI sendiri menampilkan bentuk baku pelat sebagai padanan yang benar, meski dalam percakapan sehari-hari orang masih sering memakai bentuk “plat”.
Karena itu, frasa “plat Kupang” lazim dipakai untuk menyebut tanda nomor kendaraan yang terkait dengan wilayah Kupang, meski bentuk bakunya dalam bahasa Indonesia adalah “pelat nomor”.
Intinya untuk pembaca di Timor
- “Plat Kupang” biasanya berarti kendaraan berkode DH yang terkait dengan Kupang dan Pulau Timor.
- Menurut Daihatsu, 2026, DH dipakai di wilayah NTT I yang mencakup Kupang, TTU, TTS, Belu, Rote Ndao, dan Alor.
- Huruf belakang pada plat dipakai untuk membedakan subwilayah atau golongan kendaraan, bukan sekadar hiasan nomor.
Jadi, ketika orang di Kupang menyebut “plat Kupang”, yang dimaksud umumnya adalah kode kendaraan DH beserta variasi huruf belakangnya, bukan plat dari satu kota saja.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kepulauan
Alor NTT: letak, akses, dan alasan wilayah ini dikenal luas
Kabupaten Alor di Nusa Tenggara Timur adalah wilayah kepulauan dengan pusat di Kalabahi, dikenal lewat laut dan budaya serta diakses utama melalui pen…
Paling ramai di Timor

Baca juga





