NTT Hari Ini

Sabtu, 26 September 2026

22 Siswa NTT Dilepas Kuliah dengan Beasiswa Penuh di Tiongkok

Gubernur Nusa Tenggara Timur melepas 22 siswa untuk kuliah di Nantong College of Science and Technology pada 23 September 2026. Mereka menerima pembebasan uang kuliah, asrama, dan uang saku.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan buku tertata rapi di dalam koper terbuka di dekat tanaman hias pot.
Ilustrasi: Deretan buku tertata rapi di dalam koper terbuka di dekat tanaman hias pot. · Foto: Yusuf Çelik / Pexels

Kota Kupang — Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena melepas 22 siswa asal NTT untuk kuliah di Nantong College of Science and Technology, Kota Nantong, Provinsi Jiangsu, Tiongkok, pada 23 September 2026.

Mengapa ini penting: Sebanyak 22 siswa NTT memperoleh kesempatan menempuh pendidikan diploma tiga di Tiongkok dengan biaya kuliah dan akomodasi yang ditanggung program.

Pelepasan itu berlangsung di Kota Kupang melalui acara yang digelar secara luring dan daring. Para siswa mengikuti program beasiswa penuh yang difasilitasi Perhimpunan Indonesia Tionghoa Nusa Tenggara Timur atau INTI NTT, menurut RRI dan Pos-Kupang.

Ketua INTI NTT Theodorus Widodo mengatakan beasiswa tersebut mencakup pembebasan uang kuliah, akomodasi atau asrama gratis, serta uang saku. Program itu merupakan pelepasan angkatan ketiga yang difasilitasi INTI NTT.

Menurut RRI, sebanyak 48 orang mengikuti seleksi program pada 2026 dan 22 orang dari NTT dinyatakan memenuhi syarat. Secara nasional, terdapat 108 peserta yang lolos seleksi.

Seleksi tidak mewajibkan peserta menguasai bahasa Mandarin. Pos-Kupang melaporkan peserta mengikuti wawancara dalam bahasa Inggris dengan konsultan pendidikan dan pihak kampus. Peserta juga perlu menyiapkan paspor, nilai rapor, dan pemeriksaan kesehatan setelah dinyatakan lolos.

Ke-22 siswa itu akan menempuh pendidikan diploma tiga pada empat bidang, yakni teknologi kecerdasan pangan, mekatronika, teknologi perangkat lunak, dan teknologi hortikultura. Mereka akan mempelajari bahasa Mandarin pada tahun pertama di Tiongkok, menurut keterangan yang dikutip Pos-Kupang.

Program serupa sebelumnya memberangkatkan tiga siswa pada 2024 dan 12 siswa pada 2025. Dengan pelepasan pada 2026, jumlah siswa NTT yang difasilitasi melalui program tersebut menjadi 37 orang.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.