NTT Hari Ini

Rabu, 7 Oktober 2026

25 UMKM Kupang Didorong Manfaatkan Konten Digital dan KUR

Sebanyak 25 pelaku UMKM dari Kota dan Kabupaten Kupang mengikuti lokakarya pemasaran digital serta fasilitasi akses KUR dan UMi pada 1 Oktober 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pengaturan studio foto produk dengan dua lampu softbox, kamera di atas tripod, dan vas bunga.
Ilustrasi: Pengaturan studio foto produk dengan dua lampu softbox, kamera di atas tripod, dan vas bunga. · Foto: VARAN NM / Pexels

Kupang — Sebanyak 25 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kota dan Kabupaten Kupang mengikuti lokakarya pemanfaatan konten digital serta fasilitasi pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan Ultra Mikro (UMi) pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Kegiatan berlangsung di Aula Sumba, Gedung Keuangan Negara (GKN) Kupang Lantai 1. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakannya dengan tema “UMKM Paham Digital dan Raih Pembiayaan, Wujudkan UMKM NTT Naik Kelas”. Pesertanya terdiri atas UMKM binaan dan nonbinaan.

Materi kegiatan mencakup pembuatan konten untuk pemasaran produk melalui kanal digital. Pelaku usaha didorong memahami bahwa konten dapat membantu produk lebih mudah ditemukan dan dikenal konsumen. Bentuknya antara lain edukasi, cerita di balik produk, testimoni pelanggan, proses produksi, tips penggunaan, serta materi yang mengangkat budaya dan potensi lokal.

Digitalisasi dan pembiayaan memperkuat usaha di Kupang

Lokakarya ini penting bagi pembaca di Timor karena menyasar pelaku usaha di Kota dan Kabupaten Kupang secara langsung. Pemasaran digital dapat memperluas jangkauan promosi, sedangkan pemahaman terhadap pembiayaan produktif membantu pelaku UMKM menyiapkan akses modal untuk mengembangkan usaha.

Dalam sesi konten digital, Hani Kusuma Intani dari @kupang.foodies mengajak peserta menjadikan konten sebagai bagian dari strategi pemasaran. Peserta juga diarahkan memahami perencanaan konten atau content planning agar materi promosi disusun secara lebih terarah.

Kegiatan tersebut menggabungkan dua kebutuhan UMKM, yaitu kemampuan memasarkan produk melalui kanal digital dan kesiapan mengakses pembiayaan produktif melalui KUR dan UMi. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan jumlah pembiayaan yang disalurkan atau jadwal tindak lanjut khusus setelah lokakarya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.