Bandara NTT: Daftar, jumlah, dan bandara utama di provinsi kepulauan ini
Bandara di NTT adalah jaringan 15 bandar udara yang menghubungkan Kupang, Flores, Sumba, Alor, Lembata, dan Rote; El Tari di Kupang menjadi simpul utama dengan 6.895 pesawat pada 2025.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 3 menit baca
Bandara NTT — merujuk pada jaringan bandar udara di Nusa Tenggara Timur yang menghubungkan Kupang, Flores, Sumba, Alor, Lembata, dan Rote dengan kota-kota lain di Indonesia. Data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menunjukkan ada 15 bandar udara di provinsi ini, terdiri atas 14 domestik dan 1 internasional, dengan El Tari di Kupang sebagai bandara terbesar.
Ada berapa bandara di NTT?
Menurut data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang dikutip Tribun Flores pada 2024, NTT memiliki 15 bandar udara: 14 berstatus domestik dan 1 berstatus internasional. Pemetaan ini sejalan dengan daftar bandara aktif di laman resmi Kementerian Perhubungan yang menampilkan bandara-bandara seperti El Tari, Komodo, A. A. Bere Tallo, Fransiskus Xaverius Seda, Soa, dan H. Hasan Aroeboesman.
Daftar resmi Hubud Kemenhub juga menunjukkan bandara di berbagai wilayah NTT, termasuk Lede Kalumbang di Sumba Barat Daya, Gewayantana di Flores Timur, dan Komodo di Manggarai Barat. Sebagian besar bandara itu melayani penerbangan penumpang skala kecil hingga menengah di pulau-pulau yang tersebar.
Bandara mana yang paling penting untuk penumpang?
Bandara El Tari di Kupang adalah simpul utama penerbangan NTT. Laman resmi Hubud Kemenhub mencatat lalu lintas udara 2025 untuk El Tari mencapai 6.895 pesawat, tertinggi di antara bandara NTT yang muncul di hasil pencarian ini.
Setelah El Tari, data Hubud Kemenhub mencatat Bandara Komodo di Labuan Bajo melayani 5.061 pesawat pada 2025, sedangkan Lede Kalumbang di Sumba Barat Daya mencatat 1.490 pesawat. Ini memperlihatkan bahwa arus penumpang antarpulau di NTT masih sangat bergantung pada beberapa bandara utama.
Bandara apa saja yang sering disebut orang saat mencari “bandara NTT”?
Bandara yang paling sering muncul dalam daftar dan laporan resmi adalah El Tari di Kupang, Komodo di Labuan Bajo, Fransiskus Xaverius Seda di Maumere, H. Hasan Aroeboesman di Ende, Soa di Bajawa, A. A. Bere Tallo di Atambua, Lede Kalumbang di Tambolaka, dan Gewayantana di Larantuka. Nama-nama ini tersebar di Timor, Flores, dan Sumba, yang menjadi jalur utama mobilitas udara di provinsi ini.
- El Tari: Kupang, Kota Kupang.
- Komodo: Labuan Bajo, Manggarai Barat.
- Fransiskus Xaverius Seda: Maumere, Sikka.
- H. Hasan Aroeboesman: Ende, Ende Selatan.
- Soa: Bajawa, Ngada.
Kenapa jaringan bandara ini penting bagi NTT?
Bagi NTT, bandara bukan hanya pintu perjalanan penumpang, tetapi juga penghubung logistik antarpulau yang terpencar. Lalu lintas udara yang tercatat di laman resmi Kemenhub menunjukkan bahwa akses udara menjadi tulang punggung mobilitas di provinsi kepulauan ini.
Di wilayah seperti Flores Timur, Ngada, Sikka, Sumba Barat Daya, dan Manggarai Barat, keberadaan bandara membantu menghubungkan pusat kabupaten dengan Kupang dan kota besar lain di Indonesia. Karena itu, perubahan operasional satu bandara saja bisa memengaruhi arus perjalanan di satu pulau atau kabupaten.
Apakah ada bandara NTT yang sempat terganggu?
Ya. Pada September 2026, Bandara Wunopito di Lewoleba, Lembata, sempat ditutup akibat abu vulkanik Gunung Lewotolok. JPNN melaporkan NOTAM C1188/26 menyebut penutupan mulai 17 September 2026 pukul 07.23 WITA dan diperkirakan hingga 18 September 2026 pukul 07.00 WITA.
Peristiwa seperti ini penting bagi pembaca NTT karena gangguan di satu bandara dapat memengaruhi jadwal perjalanan antarpulau yang pilihan penggantinya terbatas. Dalam kondisi tertentu, bandara lain di NTT juga menjadi jalur pengalihan bagi penumpang dan barang.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Flores
Rumah adat khas Nusa Tenggara Timur: makna, ciri, dan contoh utamanya
Rumah adat khas Nusa Tenggara Timur bukan satu bangunan tunggal, melainkan ragam rumah tradisional dari suku dan pulau berbeda.
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga





