NTT Hari Ini

Rabu, 23 September 2026

IWAPI NTT Pamerkan Produk Inovasi dalam Rakerda di Kupang

IWAPI Nusa Tenggara Timur memamerkan Beras Nona Bena, garam beryodium, dan produk olahan lain dalam Rakerda I di Kupang pada 22 September 2026.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Biji-biji beras putih di dalam sendok kayu di atas permukaan gelap.
Ilustrasi: Biji-biji beras putih di dalam sendok kayu di atas permukaan gelap. · Foto: Suki Lee / Pexels

Kupang — Sejumlah produk inovasi anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Nusa Tenggara Timur dipamerkan pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I di Kupang, Selasa, 22 September 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang promosi bagi produk yang dikembangkan pengusaha perempuan. Ketua DPD IWAPI NTT Ince Sayuna menyebut beberapa produk unggulan lahir dari kolaborasi lintas pihak.

Produk perempuan membuka peluang ekonomi di NTT

Produk yang dipamerkan mencakup Beras Nona Bena, hasil kerja sama dengan Bank NTT. IWAPI NTT juga mengembangkan pengolahan air laut menjadi air tawar bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nusa Tenggara Timur.

Produk lain yang disebut ialah garam beryodium serta anggur untuk perjamuan kudus. Produk anggur tersebut melibatkan Perempuan Gereja Masehi Injili di Timor dan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Bagi pembaca di Kota Kupang dan kabupaten lain di Nusa Tenggara Timur, kegiatan ini menunjukkan promosi produk usaha perempuan melalui forum organisasi daerah. Produk pertanian juga menjadi perhatian: IWAPI NTT didorong mengembangkan cabai dan bawang agar ikut menekan inflasi di daerah.

Rakerda perdana tersebut dihadiri perwakilan Bank Indonesia Nusa Tenggara Timur, Bank NTT, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Nusa Tenggara Timur, serta anggota IWAPI se-Nusa Tenggara Timur. Forum ini memuat pameran produk sekaligus pembahasan mengenai pengembangan usaha perempuan di Nusa Tenggara Timur. Beras Nona Bena, garam beryodium, dan produk olahan lain menjadi bagian dari produk yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut. Komoditas cabai dan bawang disebut menjadi fokus IWAPI NTT dalam ikut meredam inflasi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.