Berapa Jumlah Wisatawan NTT? Cara Membaca Data Kunjungan dan Hotel
Data resmi menunjukkan skala pariwisata NTT tidak cukup dibaca dari satu angka. Total kunjungan 2025 berbeda pengertian dengan perjalanan nusantara dan statistik tamu hotel pada Juli 2025.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Jumlah wisatawan di NTT mencapai 1.840.488 orang pada 2025, menurut Portal Satu Data NTT. Angka itu menghitung kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara di kabupaten serta daya tarik wisata. Data BPS menunjukkan hotel berbintang menerima 65.002 tamu pada Juli 2025, sehingga ukuran pariwisata NTT perlu dibaca dari dua jenis data.
Apa arti angka 1.840.488 wisatawan?
Portal Satu Data NTT mendefinisikan total wisatawan sebagai jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara di kabupaten dan daya tarik wisata. Dataset Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT itu mencatat nilai 1.840.488 orang untuk 2025.
Angka tersebut bukan otomatis jumlah orang unik. Karena satuannya kunjungan, seorang wisatawan dapat tercatat lebih dari sekali apabila melakukan perjalanan atau mengunjungi daya tarik wisata pada waktu berbeda.
Bagaimana kondisi kunjungan pada pertengahan 2025?
BPS Provinsi NTT mencatat 25.155 kunjungan wisatawan mancanegara pada Juli 2025. Pada bulan yang sama, perjalanan wisatawan nusantara dari NTT mencapai 1.002.652 perjalanan, menurut BPS, 2025.
BPS juga mencatat 91,95 persen perjalanan wisatawan nusantara berasal dari dalam provinsi sendiri pada Juli 2025. Data ini menunjukkan besarnya peran pasar domestik dalam aktivitas pariwisata NTT.
Apakah kunjungan itu langsung terlihat dari okupansi hotel?
Hubungannya tidak bisa dibaca sebagai angka yang sama. BPS mencatat tingkat penghunian kamar hotel berbintang sebesar 50,95 persen pada Juli 2025, sedangkan jumlah tamu hotel berbintang pada bulan itu mencapai 65.002 tamu.
Hotel nonbintang mencatat 53.488 tamu pada Juli 2025 dan tingkat penghunian kamar 18,17 persen, menurut BPS. Statistik hotel menghitung tamu dan kamar yang terisi, sedangkan dataset total wisatawan menghitung kunjungan ke kabupaten dan daya tarik wisata.
Wilayah mana yang menonjol dalam data hotel?
Pada Juli 2025, tingkat penghunian kamar hotel berbintang tertinggi tercatat di Manggarai Barat sebesar 73,53 persen, Sumba Timur 55,40 persen, dan Sumba Barat 46,24 persen, menurut BPS.
Untuk hotel nonbintang, tingkat penghunian kamar tertinggi tercatat di Kabupaten Kupang sebesar 36,67 persen, Belu 35,31 persen, dan Timor Tengah Selatan 30,53 persen. Angka ini menggambarkan kinerja akomodasi pada satu bulan, bukan peringkat seluruh destinasi NTT.
Apa yang perlu diperhatikan saat membaca statistik pariwisata NTT?
Pembaca perlu membedakan tiga ukuran: total kunjungan wisatawan pada destinasi, perjalanan wisatawan nusantara, dan tamu atau okupansi hotel. Ketiganya menjawab pertanyaan berbeda dan tidak dapat dijumlahkan tanpa definisi serta periode yang sama.
Rata-rata lama menginap pada hotel berbintang tercatat 1,64 malam dan pada hotel nonbintang 1,46 malam pada Juli 2025, menurut BPS. Data ini membantu membaca durasi tinggal, tetapi tetap tidak mengubah hitungan kunjungan menjadi jumlah wisatawan unik.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Hukum
Polda NTT Siapkan 93 Titik Sumur Bor di Berbagai Daerah
Polda NTT menyiapkan 93 titik sumur bor yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Sebagian lokasi selesai, sedangkan lainnya masih disurvei atau d…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga





