BMKG Ingatkan Gelombang Sedang di Perairan Sabu-Raijua
BMKG mengingatkan gelombang sedang di perairan utara dan selatan Sabu-Raijua pada 4–6 Oktober 2026. Angin di sejumlah perairan mencapai 4–25 knot.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Sabu — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi gelombang sedang di perairan utara dan selatan Sabu-Raijua pada 4–6 Oktober 2026. Informasi ini perlu diperhatikan pengguna transportasi laut sebelum beraktivitas.
Rilis yang dikutip menyebut pola angin di wilayah Nusa Tenggara Timur bergerak dari timur laut hingga tenggara. Kecepatannya berkisar 4–25 knot. Angin tertinggi terpantau di sejumlah perairan, termasuk perairan Sabu-Raijua.
Gelombang sedang berpotensi terjadi di perairan utara Sabu-Raijua dan perairan selatan Sabu-Raijua. Daftar wilayah dalam laporan juga mencakup Selat Sape bagian selatan, perairan selatan Flores, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan selatan Sumba, perairan utara Timor, serta perairan utara Kupang-Rote.
Risiko bagi pelayaran di sekitar Sabu-Raijua
Perubahan angin dapat meningkatkan tinggi gelombang di wilayah perairan tersebut. Risiko ini terutama berkaitan dengan kegiatan pelayaran dan penggunaan perahu nelayan. Karena itu, informasi BMKG menjadi rujukan sebelum perjalanan laut berlangsung.
Laporan RRI mengenai prakiraan maritim BMKG Maritim Tenau Kupang menyebut gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Sabu-Raijua pada 4 Oktober 2026 pukul 08.00 WITA hingga 5 Oktober 2026 pukul 08.00 WITA. Wilayah itu disebut bersama beberapa perairan lain di Nusa Tenggara Timur.
Perbedaan masa berlaku antara laporan gelombang sedang 4–6 Oktober 2026 dan informasi prakiraan 4–5 Oktober 2026 perlu diperhatikan pembaca. Keduanya sama-sama memuat peringatan BMKG tentang kondisi laut yang berisiko bagi pelayaran.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Timor
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Kodi Sumba Barat Daya
Gempa magnitudo 6,1 mengguncang Sumba Barat Daya pada Minggu pagi. BMKG mencatat pusat gempa 14 kilometer barat daya Kodi dengan kedalaman 10 kilomete…
Paling ramai di Kepulauan

Baca juga




