Pameran Pangan Lokal di Atambua Dorong Produk Pertanian Bernilai Tambah
Pameran Pangan Lokal Nusa Tenggara Timur 2026 berlangsung di Atambua, Kabupaten Belu, pada 2–3 Oktober. Sebanyak 35 UMKM menampilkan produk pangan lokal dan olahan pertanian.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Atambua — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Belu menggelar Pameran Pangan Lokal Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur 2026 di Atambua, Kabupaten Belu, pada 2–3 Oktober 2026.
Kegiatan ini mengusung tema “Kreasi Lokal untuk Ketahanan Berkelanjutan”. Pameran mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, pemerintah, masyarakat, pelajar, serta unsur pendukung dalam kegiatan promosi, edukasi, inovasi, dan pemasaran pangan lokal.
Sebanyak 35 usaha mikro, kecil, dan menengah mengikuti kegiatan tersebut. Produk yang ditampilkan mencakup pangan segar, kuliner tradisional, dan produk olahan berbasis komoditas lokal dari sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur.
Pengolahan pangan mendekatkan nilai ekonomi ke daerah
Pameran mendorong agar hasil pertanian tidak berhenti sebagai bahan mentah. Produk dapat dikembangkan melalui pengolahan, peningkatan mutu, pengemasan, promosi, dan pemasaran. Proses itu membuat produk memiliki mutu, tampilan, serta daya simpan yang lebih baik.
Bagi pembaca di Timor, kegiatan di Atambua menunjukkan upaya memperpendek hubungan antara petani, pelaku pengolahan, dan pembeli. Produk yang diolah lebih dekat dengan wilayah produksi berpeluang mempertahankan perputaran nilai ekonomi di daerah dan memperluas akses ke konsumen.
RRI melaporkan pameran berlangsung di Pelataran Plaza Perizinan Atambua selama dua hari. Peserta berasal dari sejumlah kabupaten dan kota, termasuk Belu, Kota Kupang, Malaka, dan Timor Tengah Utara. Pameran juga menjadi ruang promosi dan edukasi bagi masyarakat untuk mengenal pangan yang dihasilkan daerah sendiri.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur menyebut pameran dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Alexon Lumba, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Pemerintah provinsi mendorong pelaku usaha mengubah pola pengembangan dari sekadar menghasilkan bahan mentah menjadi produk olahan bernilai tambah.
Rangkaian kegiatan mencakup pameran produk segar dan kuliner, festival lomba masak, pameran inovasi pangan, serta talkshow interaktif tentang pengembangan potensi lokal.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Olahraga
Grasstrack Kembali Digelar di Rote Ndao Setelah Vakum Tujuh Tahun
Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan membuka Grasstrack Bupati Rote Ndao Cup I 2026 pada 2 Oktober. Kejuaraan ini diikuti 139 pembalap dari…
Terbaru di Ekonomi

Berita utama hari ini

Baca juga




