BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan Sumba
BMKG memprakirakan gelombang sedang di sejumlah jalur laut Nusa Tenggara Timur. Gelombang tinggi 2,5 hingga 3 meter berpotensi terjadi di selatan Sumba sampai 24 September.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kupang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur mulai 23 September 2026 pukul 08.00 WITA sampai 26 September 2026 pukul 08.00 WITA.
Gelombang kategori tinggi dengan ketinggian 2,5 hingga 3 meter diprakirakan terjadi di Perairan Selatan Sumba pada 23 September pukul 08.00 WITA hingga 24 September 2026 pukul 08.00 WITA. Setelah periode itu, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang diprakirakan mengalami gelombang kategori tinggi pada 24–25 September dan 25–26 September 2026.
Gelombang kategori sedang, dengan tinggi lebih dari 1,25 hingga 2,5 meter, diprakirakan terjadi di sejumlah perairan. Wilayah yang disebut meliputi Selat Sape bagian selatan, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, Selat Alor, Perairan Selatan Flores, Perairan Selatan Alor-Pantar, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Sabu-Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor-Rote, serta Perairan Taman Nasional Komodo.
Gelombang memengaruhi pelayaran antarpulau
Peringatan ini mencakup jalur laut yang menghubungkan pulau dan kabupaten di Nusa Tenggara Timur. Di kawasan Timor, perhatian tertuju pada Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang-Rote, Selat Pukuafu, dan Perairan Selatan Timor-Rote. Di Flores dan Lembata, wilayah yang tercantum antara lain Perairan Selatan Flores, Selat Flores-Lamakera, Selat Pantar, serta perairan sekitar Taman Nasional Komodo.
Di kawasan Sumba, ancaman gelombang tertinggi berada di Perairan Selatan Sumba. Perairan Sabu-Raijua juga masuk daftar wilayah dengan gelombang sedang. Sementara itu, Selat Alor dan Perairan Selatan Alor-Pantar menjadi bagian dari wilayah yang perlu diwaspadai di sekitar Alor.
Informasi BMKG berlaku berdasarkan rentang waktu prakiraan tersebut. Kondisi gelombang dapat berbeda menurut lokasi perairan dan waktu pengamatan. BMKG menyebut gelombang tinggi hanya diprakirakan berlangsung sampai 24 September 2026 pukul 08.00 WITA, sedangkan gelombang sedang tercantum sepanjang periode 23–26 September 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Timor
BMKG Waspadai Angin 46 Kilometer per Jam di Kupang dan Sabu
BMKG memprakirakan cuaca Nusa Tenggara Timur pada Selasa, 22 September 2026, didominasi cerah berawan. Lewoleba berpotensi hujan ringan, sementara sej…
Terbaru di Kepulauan

Berita utama hari ini

Baca juga





