NTT Hari Ini

Sabtu, 7 November 2026

BMKG Peringatkan Gelombang hingga 2,5 Meter di Perairan NTT

BMKG memperingatkan gelombang 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur pada 5–8 November 2026. Nelayan diminta memantau cuaca sebelum melaut.

Oleh

· 2 menit baca

Kupang — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Nusa Tenggara Timur pada 5–8 November 2026. Peringatan ini mencakup Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur.

Informasi BMKG yang dikutip RRI menyebutkan sejumlah wilayah perairan Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami gelombang tinggi. Daftarnya meliputi Selat Sape bagian selatan, perairan selatan Flores, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Ombai, perairan selatan Sumba, perairan Sabu Raijua, perairan utara Kupang-Rote, serta perairan selatan Timor-Rote.

Risiko utama berada pada keselamatan pelayaran. Perahu nelayan dan kapal tongkang menjadi armada yang perlu memberi perhatian khusus terhadap perubahan angin dan gelombang. Nelayan serta pelaku pelayaran diminta memantau kondisi cuaca maritim sebelum berangkat.

Gelombang hingga 2,5 meter mengancam jalur laut antarpulau

Di Pulau Timor, kewaspadaan berlaku untuk perairan selatan Timor-Rote dan perairan utara Kupang-Rote. Di Flores dan Lembata, perhatian diarahkan pada perairan selatan Flores dan jalur Selat Sape bagian selatan. Perairan sekitar Sumba mencakup Selat Sumba bagian barat dan perairan selatan Sumba.

Untuk Pulau Sabu, perairan Sabu Raijua masuk dalam wilayah yang perlu diwaspadai. Rote tercakup melalui perairan utara Kupang-Rote dan perairan selatan Timor-Rote. Alor berada dalam cakupan jalur Selat Ombai yang disebut dalam peringatan wilayah perairan tersebut.

RRI melaporkan kondisi cuaca di perairan Nusa Tenggara Timur secara umum diprakirakan cerah hingga berawan. Namun, prakiraan cuaca umum itu tidak menghapus risiko gelombang tinggi di wilayah yang disebut BMKG. Kondisi laut perlu diperiksa kembali sebelum pelayaran dilakukan.

Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur juga tercantum dalam halaman peringatan gelombang tinggi BMKG. Pembaruan informasi cuaca maritim diperlukan karena tinggi gelombang dan angin dapat berubah selama masa peringatan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Kepulauan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.