BPKH dan Rumah Zakat Layani Penyintas Gempa di Tiga Kabupaten
BPKH dan Rumah Zakat melayani warga terdampak gempa di Nagekeo, Ende, dan Ngada. Pemeriksaan meliputi kadar gula darah, kolesterol, serta pemberian obat gratis.
Oleh Asyinta Sastra
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Nagekeo — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama Rumah Zakat membuka layanan kesehatan gratis keliling bagi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Nagekeo, Ende, dan Ngada. Layanan berlangsung selama empat hari, dari Senin, 21 September hingga Kamis, 24 September 2026.
Tim mendatangi sejumlah lokasi agar warga terdampak dapat menjalani pemeriksaan tanpa menempuh perjalanan jauh. Pemeriksaan mencakup kadar gula darah dan kolesterol. Warga yang membutuhkan juga menerima obat secara gratis sesuai hasil pemeriksaan dan kebutuhan layanan di lapangan.
Rumah Zakat menyebut layanan keliling tersebut mendapat respons tinggi dari masyarakat. Jumlah warga yang datang membuat waktu pelayanan yang semula dijadwalkan pukul 09.00 hingga 12.00 diperpanjang sampai sore.
Layanan kesehatan menjangkau tiga kabupaten di Flores
Bagi pembaca di Flores, layanan ini penting karena menjangkau masyarakat terdampak gempa di tiga kabupaten, bukan hanya satu wilayah. Lokasi pelayanan keliling membantu warga memperoleh pemeriksaan dasar dan obat tanpa perjalanan jauh.
Di Kabupaten Nagekeo, Rumah Zakat juga mengaktifkan pos layanan kesehatan gratis di Desa Nagadhero, Kecamatan Aesesa, pada 21 September 2026. Pos tersebut melibatkan satu dokter, dua apoteker, dan empat relawan lapangan. Sebanyak 40 masyarakat tercatat sebagai penerima manfaat.
Layanan pos kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi keluhan, pemeriksaan kadar gula darah dan kolesterol, serta pemberian obat-obatan gratis. Informasi yang tersedia menyebut layanan keliling menjangkau Kabupaten Nagekeo, Ende, dan Ngada selama periode pelayanan tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Bencana
Gempa NTT dan Tsunami: Kenapa Bisa Terjadi dan Bagaimana BMKG Menilainya
Gempa dangkal di laut sekitar Nagekeo pernah memicu peringatan tsunami BMKG, lalu dicabut setelah observasi menunjukkan ancaman mereda.
Terbaru di Flores

Baca juga





