Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Inovasi dan Penghijauan Saat Pimpin Apel ASN NTT
Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk memimpin Apel Kesadaran ASN di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT di Kupang, dan menekankan pentingnya inovasi birokrasi, kemitraan dengan sektor swasta, serta penghijauan Bumi Flobamo untuk…
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kantor Gubernur NTT — Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk memimpin Apel Kesadaran Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, pada 21 September 2026. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya inovasi birokrasi dan komitmen penghijauan di Bumi Flobamo sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.
Menurut laporan RRI, Ribka Haluk mengapresiasi pertumbuhan ekonomi NTT yang mencapai 5,01 persen secara tahunan. Ia menilai capaian tersebut perlu diikuti dengan penguatan intervensi pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di daerah.
Ribka menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak cukup diukur dari angka, tetapi harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menyebut pemerintah dan sektor swasta sebagai dua kekuatan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di NTT.
Dalam apel di Kupang itu, Wamendagri mendorong pemerintah daerah lebih aktif membuka ruang investasi melalui inovasi dan kemudahan pelayanan, terutama dalam proses perizinan. Ia mengatakan, keterlibatan sektor swasta dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah keterbatasan kapasitas fiskal daerah.
Ribka menjelaskan, jika kapasitas fiskal daerah rendah, pemerintah perlu menjemput bola, berinovasi, dan mempermudah perizinan agar sektor swasta tertarik masuk ke daerah. Ia mengingatkan bahwa kondisi fiskal NTT memiliki keterbatasan, sehingga diperlukan terobosan kebijakan di tingkat daerah.
Dalam arahannya kepada ASN, Wamendagri menggarisbawahi perlunya inovasi yang terus-menerus berbasis potensi lokal. Ia menyinggung sektor pertanian dan kelautan sebagai contoh sektor yang dapat terus dikembangkan melalui inovasi guna meningkatkan daya saing NTT.
Selain aspek ekonomi dan pelayanan publik, Ribka juga menekankan komitmen penghijauan dan pelestarian lingkungan di Bumi Flobamo. Ia mengaitkan langkah penghijauan dengan upaya membangun ekonomi hijau yang berkelanjutan dan memperkuat ketahanan daerah terhadap perubahan iklim.
Ribka mengajak ASN Pemprov NTT untuk berperan aktif dalam gerakan penanaman pohon dan menjaga ruang terbuka hijau. Menurutnya, praktik penghijauan perlu menjadi bagian dari budaya kerja pemerintah daerah, sejalan dengan kebijakan nasional yang mendorong pembangunan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Wamendagri juga mengapresiasi upaya pemerintah provinsi dan pemangku kepentingan di NTT dalam pengendalian inflasi serta respons terhadap berbagai bencana di wilayah tersebut. Ia meminta ASN tetap disiplin, adaptif terhadap perubahan, dan menjadikan inovasi sebagai bagian dari kinerja sehari-hari.
Ribka menekankan bahwa ASN NTT perlu terus berkompetisi dengan daerah lain, memanfaatkan potensi ekonomi dan lingkungan, serta menjadikan Bumi Flobamo sebagai contoh daerah yang mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, dan pelestarian lingkungan.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Headline NTT

Noldy Pellokila: Gotong Royong Jadi Wujud Nyata Bela Negara
Kepala Kesbangpol NTT Noldy Hosea Pellokila menilai gotong royong sebagai wujud nyata bela negara yang dapat dilakukan masyarakat dalam kehidupan seha…
Berita utama hari ini

Baca juga


