NTT Hari Ini

Senin, 12 Oktober 2026

FEB Unwira Kupang Dorong Mahasiswa Kembangkan Usaha Budaya Lokal

FEB Unwira Kupang menggelar Culturepreneur Fest 2026 pada 10 Oktober 2026. Mahasiswa didorong mengembangkan produk kreatif dengan memanfaatkan budaya dan sumber daya lokal NTT.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Biji buah kopi matang di dalam wadah anyaman bambu berlatar dedaunan hijau.
Ilustrasi: Biji buah kopi matang di dalam wadah anyaman bambu berlatar dedaunan hijau. · Foto: Nay Sa Muel / Pexels

Kupang — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Widya Mandira atau FEB Unwira Kupang menggelar Culturepreneur Fest 2026 di halaman Kampus Unwira, Merdeka, Kupang, Sabtu 10 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-43 FEB Unwira.

Dekan FEB Unwira Kupang, Dr. M.E. Perseveranda, SE., M.Si., mendorong mahasiswa mengembangkan produk usaha kreatif dengan memanfaatkan kekayaan budaya dan sumber daya lokal NTT. Ia menyebut mahasiswa perlu menggabungkan kreativitas, budaya, dan semangat kewirausahaan agar produk memiliki nilai tambah serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Potensi yang disoroti meliputi tarian, seni suara, dan produk kreatif berciri khas daerah. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa FEB juga menunjukkan hasil pengembangan produk lokal. Salah satu tim mahasiswa yang mengikuti pameran meraih juara harapan III. Produk lain yang disebut ialah kopi Manggarai serta gantungan kunci dengan unsur bunga sepe dan kelor.

Budaya lokal menjadi peluang usaha mahasiswa

Bagi pembaca di Timor dan wilayah kepulauan lain di Nusa Tenggara Timur, dorongan ini menunjukkan bahwa budaya setempat dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi tanpa menghilangkan ciri daerah. Kampus menempatkan mahasiswa bukan hanya sebagai pencari kerja setelah lulus, tetapi juga sebagai calon pencipta peluang usaha dan lapangan kerja.

Perseveranda menilai kesempatan kerja saat ini sangat terbatas. Karena itu, mahasiswa didorong menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak berada di bangku kuliah. Pengembangan produk berbasis budaya dan sumber daya lokal dipandang sebagai salah satu cara memperkuat kemampuan tersebut.

Perayaan Dies Natalis ke-43 itu sekaligus menjadi ruang untuk merefleksikan perjalanan FEB dan memperkuat komitmen meningkatkan kualitas pendidikan serta prestasi mahasiswa. Culturepreneur Fest 2026 mempertemukan unsur pendidikan, budaya, kreativitas, dan kewirausahaan dalam satu kegiatan fakultas.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.