Malaka Dinilai Paling Siap untuk Venue Sepak Bola PON XXII 2028
KONI NTT menilai lapangan di Malaka paling siap dalam visitasi calon venue sepak bola PON XXII 2028. Penetapan tuan rumah belum dilakukan karena masih ada persyaratan yang harus dipenuhi.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Betun — Calon lokasi berada di Kota Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu, dan Malaka, dengan Malaka menjadi satu-satunya daerah yang lapangannya dinilai memenuhi syarat dalam visitasi tersebut, menurut Tribunnews Kupang.
Mengapa ini penting: Malaka belum ditetapkan sebagai tuan rumah, tetapi menjadi daerah dengan lapangan yang dinilai memenuhi syarat dan masih harus melengkapi persyaratan penyelenggaraan.
Visitasi berlangsung pada 15-17 Oktober 2026 dan dilakukan KONI Pusat bersama technical delegate. Hasilnya belum langsung menetapkan Malaka sebagai tuan rumah karena masih ada persyaratan lain yang harus dipenuhi.
Dalam laporan terpisah, RRI menyebut tim KONI Pusat meninjau empat lapangan di Malaka pada 16 Oktober 2026: Stadion Raihenek di Kobalima, Lapangan Umum Kota Betun, Lapangan Alexander Haitimuk, dan Lapangan Besikama. Peninjauan itu mencakup kondisi lapangan dan fasilitas pendukung.
Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat Muhhamad Asyik mengatakan Malaka berpeluang menjadi tuan rumah sepak bola putra PON XXII 2028, dengan catatan kesiapan teknis, fasilitas pendukung, dan kemampuan daerah harus memenuhi kebutuhan pertandingan. Pemerintah Kabupaten Malaka menyatakan siap menyesuaikan fasilitas dengan standar nasional dan standar Federasi Sepak Bola Internasional, menurut RRI.
Rencana PON XXII 2028 menempatkan Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah. Pemerintah Provinsi NTT menyebut sepak bola termasuk cabang olahraga yang direncanakan berlangsung bersama kedua provinsi tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pariwisata
Pantai Bo'a Dinilai Layak sebagai Kandidat Venue Selancar PON 2028
Survei PB PSOI dan KONI NTT menyatakan ombak Pantai Bo'a mendukung pertandingan selancar PON XXII 2028. Infrastruktur pendukung masih perlu dibenahi.
Terbaru di Olahraga

Berita utama hari ini

Baca juga





