Puskesmas Oepoi Perluas Layanan Cek Kesehatan Gratis di Kupang
Puskesmas Oepoi memperluas layanan Cek Kesehatan Gratis ke sekolah, instansi pemerintah, perguruan tinggi, dan kegiatan masyarakat di Kota Kupang melalui koordinasi serta surat penjadwalan.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Kota Kupang — Puskesmas Oepoi Kota Kupang memperluas pelayanan Cek Kesehatan Gratis ke sekolah, instansi pemerintah, perguruan tinggi, dan kegiatan masyarakat pada 19 Oktober 2026.
Mengapa ini penting: Warga, pelajar, aparatur, dan peserta kegiatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Oepoi mendapat akses pemeriksaan gratis melalui layanan yang mendatangi institusi dan kegiatan setempat.
Menurut Kepala Puskesmas Oepoi, Elfride Ruth, perluasan itu dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang dan instansi yang menjadi sasaran layanan. Puskesmas menawarkan layanan dan mengirim surat lebih dahulu, lalu menyesuaikan pemeriksaan dengan agenda masing-masing institusi.
Puskesmas Oepoi telah menjangkau sekitar 30 sekolah, dari jenjang SD hingga SMA. Pelayanan di sekolah tersebut telah mencapai sekitar 90 persen, sedangkan koordinasi dengan perguruan tinggi dilakukan secara terpisah karena memiliki agenda dan mekanisme pelaksanaan yang berbeda.
Puskesmas itu juga telah memberikan layanan di Poltekkes. Untuk aparatur Pemerintah Kota Kupang, Dinas Kesehatan memfasilitasi pemeriksaan dengan membagi tugas kepada 12 puskesmas agar koordinasi di setiap organisasi perangkat daerah lebih mudah.
Ruth mengatakan cakupan pemeriksaan di wilayah kerja Puskesmas Oepoi masih berkisar 20 hingga 30 persen. Karena itu, petugas mendekatkan layanan melalui berbagai kegiatan di tingkat kelurahan, termasuk kegiatan budaya, dengan menyesuaikan pemeriksaan pada kebutuhan warga.
Program Cek Kesehatan Gratis merupakan program pemerintah yang dapat diakses warga negara Indonesia dengan Nomor Induk Kependudukan. Kementerian Kesehatan menyebut pemeriksaan dilaksanakan di fasilitas kesehatan primer, terutama puskesmas, serta dapat diakses anak usia sekolah melalui layanan di sekolah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi
Deflasi NTT September 2026 Mencapai 0,35 Persen
Rilis BPS yang diberitakan pada 16 Oktober 2026 mencatat deflasi Nusa Tenggara Timur sebesar 0,35 persen pada September. Inflasi tahunan mencapai 2,67…
Paling ramai di Timor

Baca juga




