NTT Hari Ini

Selasa, 20 Oktober 2026

Wagub NTT Luncurkan Identitas Pariwisata Nature Transforms Tomorrow

Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma meluncurkan identitas pariwisata Nature Transforms Tomorrow di Bali pada 17 Oktober 2026, disertai agenda penguatan ekonomi lokal dan konektivitas.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan teluk berpasir dengan perbukitan savana di Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur.
Ilustrasi: Pemandangan teluk berpasir dengan perbukitan savana di Pulau Padar, Nusa Tenggara Timur. · Foto: Iqx Azmi / Pexels

Denpasar — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur Johni Asadoma meluncurkan identitas pariwisata NTT “Nature Transforms Tomorrow” pada Sabtu, 17 Oktober 2026, dalam The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week 2026 di Bali.

Mengapa ini penting: Identitas baru menjadi dasar promosi pariwisata NTT, sementara pemerintah provinsi menyiapkan penguatan keterampilan dan konektivitas bagi sektor pariwisata serta pelaku ekonomi lokal.

Menurut RRI, Asadoma mengatakan branding itu bukan sekadar logo, melainkan strategi untuk memperkenalkan karakter pariwisata NTT secara terarah dan berkelanjutan. Ia juga menekankan agar pariwisata memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Pemerintah Provinsi NTT menyebut wilayah itu memiliki lebih dari 1.600 daya tarik wisata, 300 destinasi bahari, dan 534 desa wisata yang tersebar di 22 kabupaten dan kota. Labuan Bajo disebut telah menjadi Destinasi Super Prioritas.

Pariwisata dan ekonomi lokal

Dalam kesempatan yang sama, Asadoma menyatakan keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat NTT. Arah itu sejalan dengan Dasa Cita ketiga pemerintah provinsi, yakni “Wisata NTT Penggerak Ekonomi Lokal”.

RRI melaporkan kontribusi pariwisata terhadap produk domestik regional bruto NTT pada 2025 tercatat 7,71 persen. Pada 2026, NTT memiliki 861 akomodasi dan lebih dari 2.500 rumah makan.

Pemerintah provinsi akan mendorong peningkatan sumber daya manusia melalui sekolah menengah kejuruan pariwisata serta membenahi konektivitas darat, laut, dan udara, termasuk membuka rute penerbangan baru. Pengembangan itu diarahkan agar manfaat ekonomi menjangkau hotel, restoran, suvenir, transportasi, pemandu wisata, dan usaha mikro, kecil, serta menengah.

The 2nd Indonesia Tourism Marketing Week 2026 berlangsung di Bali pada 14–18 Oktober 2026. Agenda forum tersebut mencakup pemasaran destinasi, penguatan identitas daerah, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.