Lebih dari 700 Ton Beras Bantuan Gempa Masih Tersimpan di Ende
Penyaluran beras bantuan bagi warga terdampak gempa di Kabupaten Ende batal pada 1 Oktober 2026. Lebih dari 700 ton masih tersimpan di kantor desa setelah batas distribusi berakhir.
Oleh Pandi Muktar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Kabupaten Ende — Penyaluran bantuan pangan beras bagi warga terdampak gempa di sejumlah desa di Kabupaten Ende batal dilakukan pada 1 Oktober 2026. Hingga perkembangan yang dilaporkan pada 3 Oktober 2026, lebih dari 700 ton beras masih tersimpan di kantor desa.
Mengapa ini penting: Lebih dari 700 ton beras bantuan belum diterima warga terdampak gempa di sejumlah desa Ende setelah batas penyaluran berakhir pada 30 September 2026.
Menurut RRI Ende, penyaluran gagal dilakukan karena masa distribusi bantuan pangan untuk alokasi Juli–September 2026 berakhir pada 30 September 2026. Pemerintah sebelumnya memberikan perpanjangan waktu hingga 1 Oktober, tetapi proses distribusi telah melampaui batas waktu dalam aplikasi penyaluran.
Anggota Komisi I DPRD Ende, Anselmus Kaise, mengatakan keterlambatan juga berkaitan dengan fokus pemerintah desa pada penanganan dampak gempa selama Agustus dan September. RRI melaporkan jumlah beras yang harus disalurkan di Ende sekitar 800 ton.
Sebanyak 54 ton beras telah dikembalikan ke gudang oleh Badan Pangan Nasional. Adapun lebih dari 700 ton lainnya masih berada di kantor desa dan belum diterima warga penerima manfaat.
Peristiwa serupa dilaporkan terjadi di Desa Roga, Kecamatan Ndona Timur. Menurut Tribunnews, beras tiba di kantor desa pada 25 September 2026 dan pembagian direncanakan pada 1 Oktober. Warga telah berkumpul sejak pagi, tetapi pembagian dibatalkan setelah aplikasi pendataan penerima bantuan ditutup pada 30 September.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah, Angelius, meminta Badan Pangan Nasional memberi waktu tambahan kepada Bulog di daerah untuk menunda pengembalian beras yang sudah berada di desa. Usulan itu ditujukan agar bantuan tetap dapat disalurkan kepada warga penerima.
Program bantuan pangan tersebut mencakup alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Badan Pangan Nasional menugaskan Perum Bulog menyalurkan 10 kilogram beras per penerima untuk setiap bulan alokasi, atau 30 kilogram untuk tiga bulan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Flores
Ombudsman Catat 24.027 Warga Masih Mengungsi di Flores
Dalam rapat koordinasi di Ruteng pada 2 Oktober 2026, Ombudsman menyebut 24.027 warga masih mengungsi. Pendataan dan verifikasi kerusakan 106.703 ruma…
Terbaru di Bencana
Baca juga




